Peluncuran Pemiayaan iB Flexi; Peluang masih besar. (Foto: Zidni Hasan).
Pembiayaan perumahan masih menjadi pasar potensial bagi industri perbankan, tidak terkecuali perbankan syariah. Indra Haryono.
Jakarta – Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) perdalam penetrasinya di pasar pembiayaan properti syariah. Melalui, Pembiayaan Kepemilikan Rumah (PKR) iB Flexi, perseroan menyasar kalangan karyawan, wiraswasta, dan profesional.
“Kebutuhan pembiayaan perumahan dengan skema syariah kami lihat sebagai peluang,” ujar Chief of Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara saat peluncuran produk PKR iB Flexi di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2015.
Melalui akad pembiayaan musyarakah mutanaqisah (MMQ), PKR iB Flexi dapat digunakan untuk pembelian rumah kantor (rukan), rumah toko (ruko), apartemen, dan rumah baru.
Pandji mengatakan, melalui produk ini, pihaknya menawarkan berbagai keunggulan seperti uang muka yang hanya 15%, cicilan ringan, rate pembiayaan mulai dari 8,5%, flexible yaitu fixed kemudian floating, jangka waktu pembiayaan hingga 20 tahun, persetujuan cepat, dan kemudahan akses bagi nasabah melalui 29 kantor cabang CIMB Niaga Syariah dan 1 kantor cabang pembantu CIMB Niaga Syariah, dan 44 office channeling mortgage.
Berdasarkan data per 30 Juni 2015, CIMB Niaga Syariah telah menyalurkan total pembiayaan sebesar Rp 6,56 triliun, naik 8,3% dibandingkan posisi yang sama tahun lalu Rp 6,06 triliun.
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More