Antisipasi Kenaikan Suku Bunga, CIMB Niaga Syariah Akan Naikan 50 bps
Jakarta — Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) hingga semester I-2018 telah membukukan pembiayaan sebesar Rp21,3 triliun atau tercatat tumbuh 56,4% year on year (YoY).
“Kita telah berhasil melakukan pembiayaan sebesar Rp21,3 Triliun atau tumbuh 56,4% dari tahun lalu yang hanya sebesar Rp13,6 triliun,” kata Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Syariah Pandji P Djajanegara di Graha CIMB Niaga Jakarta, Senin 20 Agustus 2018.
Pandji menambahkan, pencapaian tersebut telah berkontribusi sebesar 11,4% terhadap total pembiayaan CIMB Niaga, atau meningkat dari 7,5% pada posisi yang sama tahun lalu.
Tak hanya itu, penyaluran pembiayaan juga tetap diimbangi dengan asas kehati-hatian yang tercermin dari tingkat rasio pembiayaan bermasalah (gross) (non-performing financing/NPF) sebesar 0,98%.
Baca juga: CIMB Niaga Syariah Incar 50.000 Tabungan Haji
“Kami banyak melakukan pembiayaan untuk mendukung pembangunan proyek infrastruktur pemerintah yang merupakan langkah tepat bagi percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Pandji.
Sejalan dengan pembiayaan, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat juga tumbuh 59,6% Yo-Y menjadi Rp19‚7 triliun. Raihan DPK ini memberikan kontribusi sebesar 10,4% terhadap total DPK CIMB Niaga, meningkat dari 7,1% pada posisi yang sama tahun lalu. (*)
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More