News Update

CIMB Niaga Siap Bayar Bunga Subdebt II 2010 Rp43,4 Miliar

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mengumumkan kesiapannya dalam melakukan pembayaran bunga ke 29 obligasi subordinasi (subdebt) II tahun 2010.

Hal tersebut merujuk pada surat dari PT Bank Permata Tbk Ref No. 347/SAO/ll/18 perihal Konfirmasi Kesiapan Dana Pembayaran Bunga.

“Dengan ini kami menyampaikan konfirmasi kesiapan kami untuk pelaksanaan Pembayaran Bunga Ke 29 sebesar Rp43,4 miliar yang jatuh tempo pada tanggal 23 Maret 2018,” kata Head of Strategy & Investor Relations CIMB Niaga, Mulyawan Gani dalam keterbukaan informasi di BEI, Selasa, 13 Maret 2018.

Sekedar informasi, berdasarkan data yang dihimpun, Obligasi Subordinasi II Bank CIMB Niaga 2010 ini sendiri terbit pada 23 Desember 2010 lalu. Obligasi senilai Rp1,6 triliun ini didaftarkan di BEI pada tanggal 27 Desember 2010.

Baca juga: CIMB Niaga Luncurkan Program AMDB 2018

Obligasi ini mendapat peringkat AA dari PT Fitch Ratings Indonesia serta dengan skema pembayaran pokok obligasi di akhir tahun ke-10, merupakan obligasi subordinasi dengan tenor terpanjang di antara instrumen sejenis di Indonesia.

Ditunjuk sebagai penjamin emisi tunggal adalah PT CIMB Securities Indonesia. Ini adalah obligasi subordinasi Rupiah kedua yang diterbitkan oleh CIMB Niaga pada tahun 2010. Yang pertama adalah obligasi subordinasi sebesar Rp1,38 triliun dengan tenor 7 tahun yang diterbitkan pada bulan Juli tahun 2010.

Transaksi surat obligasi subordinasi diumumkan oleh CIMB Niaga pada 2 Desember 2010 dengan penawaran awal sebesar Rp500 miliar dan kupon berkisar antara 10,5 persen-11,0 persen dengan skema pembayaran sekaligus dan tenor 10 tahun. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

8 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

9 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

10 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

13 hours ago