Perbankan

CIMB Niaga Rilis Platform Keberlanjutan GreenBizReady, Intip Fitur dan Manfaatnya

Poin Penting

  • CIMB Niaga meluncurkan platform GreenBizReady untuk membantu UKM dan bisnis komersial bertransformasi menuju praktik ramah lingkungan dan berkelanjutan.
  • Platform ini terintegrasi dengan fasilitas Sustainability-Linked Loan (SLL) yang memberi insentif suku bunga berdasarkan pencapaian target keberlanjutan.
  • GreenBizReady menggandeng sejumlah mitra strategis seperti PLN IconGreen, Jejakin, dan Masdar MMSR guna memperkuat ekosistem keberlanjutan lintas sektor industri.

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) meluncurkan platform kolaboratif GreenBizReady, yang ditujukan bagi nasabah segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan perbankan komersial. 

Inisiatif ekosistem keberlanjutan satu pintu (one-stop sustainability platform) ini hadir untuk memfasilitasi dan mengakselerasi transformasi bisnis nasabah menuju praktik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. 

Head of Emerging Business Banking CIMB Niaga, Tony Tardjo, mengatakan melalui GreenBizReady, CIMB Niaga berupaya menjembatani kebutuhan bisnis dan solusi keberlanjutan yang aplikatif.

“Kami merancang GreenBizReady sebagai bentuk kemitraan strategis yang menghadirkan solusi pembiayaan dan non-pembiayaan terintegrasi. Kami berharap upaya ini dapat menjadi katalisator perubahan nyata menuju ekonomi hijau dan inklusif di Indonesia,” katanya, dikutip Sabtu, 25 Oktober 2025.

Baca juga: Alasan CIMB Niaga Syariah Ekspansi Kantor Cabang Digital

Tony menjelaskan, salah satu fitur unggulan GreenBizReady adalah integrasi dengan fasilitas Sustainability-Linked Loan(SLL) CIMB Niaga. 

Fasilitas ini memberikan insentif suku bunga atau biaya pinjaman yang dapat disesuaikan berdasarkan pencapaian sustainability performance target (SPT) yang disepakati antara bank dan nasabah.

Dengan dukungan GreenBizReady, nasabah memperoleh layanan teknis, pendampingan, serta pengukuran target Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) yang realistis dan dapat diverifikasi.

“Ke depan, CIMB Niaga akan terus memperluas ruang lingkup GreenBizReady ke sektor-sektor lain seperti real estate dan bangunan komersial serta sektor-sektor intensif karbon lainnya,” jelasnya.

Kolaborasi dengan Mitra Strategis

Pada tahap awal, GreenBizReady difokuskan untuk sektor industri dengan intensitas karbon tinggi seperti manufaktur, guna mendukung upaya dekarbonisasi nasional.

Untuk memperkuat ekosistem ini, CIMB Niaga menggandeng sejumlah mitra strategis seperti Jejakin (CarbonIQ), Masdar Mitra Solar Radiance (MMSR), PLN IconGreen, ATW Solar Indonesia, PT Surveyor Indonesia, Bureau Veritas Indonesia, dan PT Tri Hita Konsultan (Trihita Consulting).

Tidak menutup kemungkinan, ke depan CIMB Niaga akan mengandeng lebih banyak mitra yang dapat membantu nasabah.

Baca juga: CIMB Niaga ‘Gaspol’ Spin Off Unit Syariah, Aset Dikejar Rp100 T dalam 5 Tahun

Melalui kolaborasi tersebut, CIMB Niaga memastikan agar nasabah GreenBizReady memperoleh akses ke penyedia layanan keberlanjutan yang kredibel, dengan solusi yang terukur, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis di berbagai sektor. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

1 hour ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

14 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

15 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

15 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

21 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

21 hours ago