Digital Lounge CIMB Niaga (foto: istimewa)
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akhirnya mengumumkan pemisahan unit usaha syariah (UUS) perusahaan dengan mendirikan bank umum syariah (BUS) baru, yakni PT Bank CIMB Niaga Syariah.
Dikutip dari keterbukaan informasi BEI pada Senin, 28 April 2025, Direktur Kepatuhan sekaligus Sekretaris Perusahaan BNGA, Fransiska Oei mengatakan, rencana spin off tersebut sesuai dengan Pasal 59 POJK No. 12 Tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah, yang sebagaimana dicabut sebagian melalui Peraturan OJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Fransiska menjelaskan, dalam hal ini, Bank Umum Konvensional (BUK) yang memiliki Unit Usaha Syariah (UUS) dengan nilai aset UUS mencapai 50 persen dari total nilai aset BUK induknya atau jumlah aset UUS paling sedikit Rp50 triliun diwajibkan untuk melakukan pemisahan UUS.
Baca juga : Transaksi Makin Mudah Selama Ramadan, Ini Program Spesial dari CIMB Niaga Syariah
“Untuk tujuan pemisahan tersebut, perseroan [telah] menyusun Rancangan Pemisahan yang nantinya akan dimintakan persetujuannya melalui Rapat Umum Pemegang Saham,” kata Fransiska.
Sebagai informasi, pada 2024, total aset UUS CIMB Niaga telah mencapai Rp67,5 triliun, setara dengan 19,3 persen dari total aset induk.
Selain itu, aksi spin off juga dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap strategi bisnis jangka panjang, yang mempertimbangkan kepentingan pemegang saham, kreditur, nasabah, dan pegawai.
Baca juga : CIMB Niaga Syariah Kini Punya Layanan Distribusi Waris Islam, Intip Manfaatnya
Nanti, setelah pemisahan ini, seluruh aset dan kewajiban UUS akan dialihkan ke PT Bank CIMB Niaga Syariah.
Proses transisi satu ini mencakup pengalihan aktiva, pasiva, izin usaha, jaringan kantor, hingga layanan nasabah yang selama ini beroperasi di bawah bendera UUS CIMB Niaga. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More
Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More
Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More
Poin Penting Perusahaan didorong merombak arsitektur data center agar lebih cepat, simpel, fleksibel, efisien, aman,… Read More