Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) meluncurkan dua program pembiayaan yaitu Sustainability Linked-Loan/Financing (SLL) dan Sustainable Financing. Kedua program ini bertujuan untuk mendukung pencegahan dampak perubahan iklim, ekonomi rendah karbon, dan tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
“CIMB Niaga sebagai lembaga keuangan menjalankan perannya, antara lain melalui peluncuran program SLL yang dapat mendorong perilaku keberlanjutan dari para nasabah dengan meningkatkan kinerja lingkungan dan sosial mereka,” tulis Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei pada keketerangannya di Jakarta.
Program Sustainability Linked Loan/Financing (SLL) merupakan program pembiayaan yang menawarkan insentif bagi nasabah CIMB Niaga yang berhasil mencapai target terkait sustainability (Sustainability Performance Target/SPT) sesuai kesepakatan bersama di awal program. Melalui SPT tersebut, CIMB Niaga mendorong nasabah untuk menerapkan praktik-praktik bisnis keberlanjutan dan menciptakan dampak positif melalui aktivitas usaha nasabah.
Adapun Program Sustainable Financing ditujukan kepada nasabah pembiayaan CIMB Niaga yang bergerak di bidang usaha berwawasan lingkungan dan/atau sosial. Nasabah yang mengimplementasikan program ini akan mendapat insentif dari CIMB Niaga, sehingga dapat meningkatkan motivasi untuk terus mengembangkan usaha yang sejalan dengan prinsip berkelanjutan.
Untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang berpegang kepada prinsip Syariah, program SLL dan Sustainable Financing juga dapat diberlakukan dengan memenuhi ketentuan dan kriteria yang sesuai dengan Syariah compliance. Kedua program tersebut sekaligus menjadi unique value proposition sekaligus selaras dengan pesan keberlanjutan CIMB Niaga #SekarangUntukMasaDepan (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More