Apalagi saat ini CIMB Niaga telah memiliki dan mengelola sekitar 4,5 juta nasabah. Nah, lanjut Lani, setiap tahunnya terjadi kenaikan transaksi sebesar 10-12 persen. Kenaikan terbesar terjadi pada transaksi mobile banking yang mengalami pertumbuhan sebesar 40 persen.
Untuk terus memperbesar bisnis digitalnya, Lani menambahkan perseroan banyak mengikat kerja sama dengan beberapa sektor industri untuk dapat meraup potensi pasar yang ada.
Baca juga: CIMB Niaga Salurkan 60% Capex untuk Teknologi
Belum lama ini, CIMB Niaga juga sudah bekerja sama dengan perusahaan properti, PT Cowell Development Tbk (COWL) untuk dapat masuk ke ekosistem properti. Teranyar, CIMB Niaga baru saja mengadakan kerja sama dengan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) dengan tujuan dapat masuk ke ekosistem semen.
“Dengan masuk ke ekosistem baru, perseroan dapat menangkap peluang yang ada, mulai dari pemberian kredit dan pendanaan,” tutup Lani. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More
Poin Penting One way mudik 2026 secara nasional direncanakan berlaku pada 18 Maret 2026 pukul… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen dari sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group ASING, Aseng dan Asep. Bank milik… Read More
Poin Penting ESDM memastikan stok BBM nasional aman dengan ketahanan mencapai 27–28 hari, di atas… Read More