Keuangan

CIMB Niaga Finance Kantongi Laba Bersih Rp243,92 Miliar

Jakarta – PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance) membukukan perolehan laba bersih (audited) sebesar Rp243,92 miliar sepanjang tahun 2021. Jumlah tersebut tumbuh 8,5% year on year (yoy). Pertumbuhan laba ditopang kenaikan pendapatan yang diperoleh dari pembiayaan konsumen.

Sepanjang tahun lalu, CIMB Niaga Finance mencatatkan total booking sebesar Rp5,67 triliun, atau melesat 51,3% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp3,75 triliun. Pembiayaan yang tumbuh solid turut mendongkrak total aset perseroan menjadi Rp7,05 triliun, atau meningkat 27,7% ketimbang tahun sebelumnya.

“Tahun 2021 merupakan tahun yang penuh tantangan terutama akibat gelombang kedua pandemi COVID-19. Meskipun demikian, Kami masih mampu mencatatkan kinerja yang menggembirakan dengan pertumbuhan kinerja yang positif,” ujar Presiden Direktur CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman dalam keterangan yang diterima infobank, Rabu, 6 April 2022.

Adapun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilangsungkan 5 April 2022 kemarin, pemegang saham menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp24,39 miliar, atau setara 10% dari total laba tahun 2021. Laba bersih setelah dikurangi pembayaran deviden tunai, dibukukan sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha perseroan.

Di samping itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali Ristiawan Suherman sebagai presiden direktur perseroan untuk masa jabatan 5 tahun ke depan. RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali Lani Darmawan sebagai Presiden Komisaris dan Ibu Koei Hwei Lien sebagai Komisaris Perseroan untuk masa jabatan 3 tahun kedepan. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

10 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

21 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

47 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago