Foto ilustrasi PT CIMB Niaga Auto Finance
Jakarta – PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance) mencatatkan penyaluran pembiayaan baru senilai Rp9,96 triliun pada sepanjang 2024.
Jumlah tersebut tumbuh 11,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibanding periode tahun sebelumnya Rp8,94 triliuun.
Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan Suherman mengatakan, pencapaian tersebut tak terlepas pada fokus perusahaan dalam pengembangan teknologi informasi dan inisiatif digitalisasi dengan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dari sisi keamanan dan infrastruktur teknologi informasi.
“Berbagai sistem digital telah diimplementasikan, termasuk otomatisasi proses kerja, pengembangan platform digital untuk mendukung produktivitas bekerja seperti CNAF Mobile App yang merupakan aplikasi untuk mempercepat nasabah dalam pengajuan kredit,” jelasnya, dikutip Jumat, 17 Januari 2025.
Baca juga : BI Rate Turun jadi 5,75 Persen, CIMB Niaga Harap Animo Kredit Lebih Baik
Ia mengatakan, perseroan sendiri membidik penyaluran pembiayaan di 2024 sebesar Rp9 triliun, di mana pencapaian pertumbuhan telah melampaui target tahunan sebesar 110,7 persen.
Adapun total Aset CIMB Niaga Finance hingga Desember 2024 mencapai Rp10,53 (unaudited) triliun atau tumbuh 34 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 yaitu Rp7,45 triliun (audited).
Sejalan dengan pertumbuhan total Aset, CIMB Niaga Finance juga mencatatkan pertumbuhan laba sebelum pajak atau profit before tax (PBT) yang meningkat sebesar Rp583 Miliar (unaudited) atau naik 12 persen dari tahun 2023 yaitu Rp520 miliar (audited).
Baca juga : Sun Life dan CIMB Niaga Perpanjang Kemitraan Bancassurance hingga 2039
Di sisi lain, CIMB Niaga Finance juga mampu mengendalikan rasio Non Performing Financing (NPF) berada di angka 1,03 persen pada Desember 2024 yang masih lebih baik daripada rata-rata tren industri pembiayaan yang berada pada level 2,62 persen pada September 2024 lalu.
Menyikapi tahun 2025 yang semakin menantang, CIMB Niaga Finance menargetkan total penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp9,5 triliun.
Berbagai strategi dan inisiatif baru telah dirancang untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang lebih baik lagi.
“CIMB Niaga Finance terus berkomitmen untuk menjadi perusahaan pembiayaan yang paling menguntungkan di Indonesia. Selaras dengan dengan tagline kami, #DemiKamu – CIMB Niaga Finance hadir untuk memberikan solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat melalui berbagai inovasi dan inisiatif,” pungkasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More
Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More