Perbankan dan Keuangan

CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran Antar Negara bagi WNA di RI, Gak Perlu Lagi ke Money Changer

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memfasilitasi transaksi pembayaran antarnegara atau cross-border bagi Warga Negara Asing (WNA) yang tengah berada di Indonesia.

Dalam praktiknya, CIMB Niaga menyediakan jaringan alat penerima transaksi pembayaran yang lengkap seperti mesin Electronic Data Capture (EDC) dan Quick Response (QR) Stiker.

Di mana, bisa melayani transaksi pembayaran antarnegara (cross-border) menggunakan Kartu Debit, Kartu Kredit, atau QR dari aplikasi perbankan/dompet digital milik WNA yang diterbitkan di negara asalnya.

Baca juga: Transaksi Penggunaan Mata Uang Lokal Tembus USD3,2 Miliar, Negara Tetangga Mendominasi

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengatakan, perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan transaksi pembayaran yang dapat melayani berbagai metode pembayaran secara praktis, cepat, dan aman untuk para WNA seperti wisatawan, pebisnis, karyawan, profesional, dan pelajar yang sedang berkunjung ke Indonesia. 

Layanan tersebut bisa dinikmati di merchant-merchant mitra CIMB Niaga di berbagai daerah, khususnya area wisata seperti Jakarta, Surabaya, Lombok, Yogyakarta, dan Bali serta wilayah para ekspatriat antara lain Morowali, Sulawesi Tengah.

Dengan layanan pembayaran antarnegara (cross-border) yang inklusif dan seamless tersebut, para WNA tidak perlu repot menukarkan uang tunai saat membayar/belanja di merchant-merchant pilihannya yang ada di Indonesia. 

“Cukup menggunakan Kartu Kredit dan Kartu Debit atau memindai kode QR dari aplikasi perbankan/dompet digitalyang dimiliki, maka transaksi akan diproses dan terkonversi otomatis ke dalam rupiah sesuai jumlah yang telah disepakati pengguna dengan merchant,” kata Noviady di Jakarta, Selasa (8/8/2023).

Adapun Kartu Debit dan Kartu Kredit yang bisa digunakan untuk transaksi cross-border di jaringan merchant mitra CIMB Niaga yaitu Kartu Debit dan Kartu Kredit berlogo VISA, Mastercard, dan JCB.

Sedangkan, untuk transaksi menggunakan QR, saat ini CIMB Niaga dapat menerima dua metode pembayaran. Pertama, transaksi pembayaran berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) Cross-Border khusus bagi WNA dari Thailand dan Malaysia.

Menurutnya, hal ini dimungkinkan seiring kerja sama QRIS cross-border antara Bank Indonesia (BI) dengan Bank ofThailand (BoT) dan Bank Negara Malaysia (BNM) beberapa waktu lalu. CIMB Niaga merupakan salah satu bank pertama yang mengimplementasikan QRIS cross-border tersebut.

Transaksi menggunakan QR lainnya yaitu QR cross-border untuk WNA dari Tiongkok pengguna dompet digital Wechat Pay dan Alipay. Saat ini CIMB Niaga tercatat sebagai satu-satunya bank di Indonesia yang dapat melayani pembayaran dari dua dompet digital tersebut. 

Implementasi transaksi ini dapat dilakukan atas kerja sama CIMB Niaga dengan Weixin Pay selaku pemilik aplikasi WeChat Pay dan Alipay.com Co., Ltd selaku pemilik aplikasi Alipay, serta Arash Digital (Jakarta) dan Swiftpass Global Limited (Shenzhen) sebagai technical service provider

“Kami senang bisa melayani pembayaran cross border bagi para WNA Tiongkok, khususnya wisatawan dan tenaga kerja pengguna Alipay dan WeChat Pay yang tengah berada di Indonesia. Untuk memperluas ketersediaan layanan tersebut, CIMB Niaga akan meningkatkan sosialisasi dan akuisisi merchant, utamanya kepada para penyedia produk dan jasa terkait wisata seperti hotel, restoran, hingga pedagang souvenir,” jelasnya.

Berdasarkan data perusahaan, per 30 Juni 2023 pertumbuhan transaksi QR cross-border yang dilayani CIMB Niaga mencapai 242% secara Year-on-Year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun 2022. 

Baca juga: Digital Payment Antar Negara Kurangi Ketergantungan RI Terhadap Dolar AS

Sejalan dengan makin luasnya penerimaan pembayaran berbasis QR dan bangkitnya kembali pariwisata di Indonesia, CIMB Niaga optimis transaksi QR cross-border di merchant mitra CIMB Niaga juga akan terus meningkat. 

Hal ini tentunya akan berkontribusi memberikan devisa bagi Indonesia sekaligus meningkatkan perekonomian bagi masyarakat di daerah wisata. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

4 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

4 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

5 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

9 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

17 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

18 hours ago