Perbankan

CIMB Niaga Dukung Pengembangan Industri BPR

Poin Penting

  • Sejak 2000, CIMB Niaga terus mendukung BPR-BPRS melalui pembiayaan linkage serta layanan perbankan lengkap
  • CIMB Niaga memperkuat kapabilitas digital BPR-BPRS agar transaksi lebih efisien, praktis, dan terintegrasi
  • Hingga akhir 2024, CIMB Niaga telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp3 triliun ke 60+ BPR/BPRS.

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mendukung pengembangan bisnis Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) di Indonesia. 

Salah satunya, melalui partisipasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) 2025 di Makassar, akhir September 2025. 

Direktur Business Banking CIMB Niaga Rusly Johannes mengatakan, partisipasi ini merupakan bentuk nyata komitmen CIMB Niaga dalam memperkuat peran BPR-BPRS sebagai bagian penting dalam ekosistem UMKM dan masyarakat di daerah. 

Baca juga : Jangkau Nasabah Lebih Luas, CIMB Niaga Perkuat Sinergi dengan BPR dan BPRS

“CIMB Niaga konsisten mendukung BPR-BPRS sejak awal tahun 2000-an, termasuk melalui skema pembiayaan linkage,” ujarnya dikutip Jumat, 26 September 2025.

Dengan sinergi yang terjalin tersebut, kata Rusly, pihaknya menghadirkan layanan perbankan lengkap mulai dari pembiayaan, penempatan dana, cash management melalui BizChannel@CIMB, hingga solusi digital berbasis API dan virtual account

“Semua ini dirancang untuk mendukung terbentuknya ecosystem financing yang sehat, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Rusly.

Selain menyediakan produk dan layanan perbankan yang komprehensif, CIMB Niaga juga terus memperkuat kapabilitas digital agar BPR-BPRS dapat mengelola transaksi secara praktis, terintegrasi, dan efisien. 

Baca juga : Lewat Program Ini, CIMB Niaga Genjot Literasi Keuangan Pelajar RI

Inovasi tersebut diharapkan membantu BPR-BPRS mengoptimalkan arus kas, mempercepat proses bisnis, serta meningkatkan kenyamanan layanan bagi nasabah.

Dukungan tersebut, kata Rusly, tidak hanya menyasar kebutuhan operasional, tetapi juga berorientasi pada dampak strategis jangka panjang. 

Dengan teknologi dan layanan yang adaptif, BPR-BPRS dapat memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, memperkuat tata kelola, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebagai informasi, hingga Desember 2024, CIMB Niaga telah menyalurkan pembiayaan berbasis linkage kepada lebih dari 60 BPR/BPRS dengan total nilai lebih dari Rp3 triliun, tumbuh 8,8 persen secara year on year (yoy). 

Pembiayaan tersebut berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis segmen Commercial Banking CIMB Niaga sebesar Rp34,5 triliun pada 2024.

Selain pembiayaan, CIMB Niaga juga menawarkan program menarik bagi BPR/BPRS yang menempatkan dananya di CIMB Niaga yaitu jasa giro spesial dan bebas biaya transaksi.  (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Harga Emas Antam Cs Naik Serentak, Ini Rincian Lengkapnya

Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More

40 mins ago

Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp16.835 per Dolar AS, Dipicu Sentimen Global

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More

1 hour ago

Bank INA Optimistis Kredit Tumbuh 15–20 Persen di 2026, Lampaui Target OJK

Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More

1 hour ago

IHSG Kembali Dibuka Naik 0,36 Persen ke Posisi 8.425

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More

2 hours ago

OJK bakal Hapus KBMI 1, Bank INA Bilang Begini

Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More

2 hours ago

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More

3 hours ago