Perbankan

CIMB Niaga dan ESTI Teken Fasilitas SLL Rp117 Miliar untuk Industri Tekstil

Poin Penting

  • CIMB Niaga menyalurkan fasilitas modal kerja berbasis Sustainability-Linked Loan (SLL) senilai Rp117 miliar kepada PT Primarajuli Sukses (ESTI) untuk mendorong transisi industri tekstil menuju praktik berkelanjutan.
  • ESTI telah menjalankan berbagai inisiatif hijau, seperti penggunaan panel surya, peremajaan mesin efisien, pemanfaatan gas alam, dan cooling-as-a-service untuk menekan konsumsi energi dan emisi.
  • Kolaborasi juga mencakup penggunaan platform CarbonIQ untuk memantau dan melaporkan emisi secara digital, sekaligus mendukung target SLL dan agenda pembiayaan berkelanjutan CIMB Niaga.

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) bersama PT Primarajuli Sukses, anak usaha dari emiten industri tekstil PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI), menandatangani perjanjian fasilitas modal kerja berbasis Sustainability-Linked Loan (SLL) senilai Rp117 miliar. 

Fasilitas ini menjadi bagian dari komitmen kedua pihak untuk mendukung pengembangan bisnis industri tekstil, sejalan dengan transisi yang lebih ramah lingkungan dan rendah karbon. 

Head of Commercial Banking CIMB Niaga Christian Prajitno mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk mendukung dan memfasilitasi nasabah dalam dalam proses transisi menuju praktik bisnis yang lebih hijau melalui solusi pembiayaan berbasis keberlanjutan. 

Menurutnya, salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk melakukan dekarbonisasi adalah sektor manufaktur seperti PT Primarajuli Sukses. 

“Kolaborasi dengan PT Primarajuli Sukses merupakan langkah nyata dalam mendukung agenda tersebut, dan kami berharap solusi pembiayaan berkelanjutan ini dapat direplikasi serta dikembangkan lebih luas ke berbagai sektor lainnya,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 19 November 2025.

Baca juga: Jumlah Pengguna Melejit, CIMB Niaga Integrasikan Layanan Aplikasi Mobile

Sementara itu, Direktur Ever Shine Tex Michael Sung menyatakan, Grup ESTI telah lama menerapkan berbagai inisiatif seperti memakai energi berkelanjutan melalui pemasangan panel surya, peremajaan mesin serta boiler yang efisien, pemanfaatan gas alam, penerapan cooling-as-a-service untuk efisiensi energi, dan inisiatif lainnya yang membantu mengurangi pemakaian energi serta emisi gas rumah kaca. 

“Kami menyambut baik kerja sama dengan CIMB Niaga melalui fasilitas SLL ini, karena upaya keberlanjutan kami kini dapat diakui sekaligus dikaitkan dengan dukungan pembiayaan yang inovatif dan berdampak positif,” bebernya.

Baca juga: CIMB Niaga Salurkan Sindikasi Syariah Senilai Rp3,3 Triliun

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, CIMB Niaga juga melakukan penandatanganan kerja sama penggunaan platform CarbonIQ antara PT Primarajuli Sukses dan Jejakin (PT Jejak Enviro Teknologi), perusahaan teknologi iklim yang menghadirkan solusi terintegrasi berbasis teknologi untuk merencanakan, mengimplementasikan, dan memantau aksi iklim secara menyeluruh. 

Melalui platform CarbonIQ, Primarajuli dapat melakukan pemantauan dan pelaporan emisi GRK secara digital dan transparan, sehingga mendukung pencapaian target keberlanjutan dalam skema SLL bersama CIMB Niaga.

Melalui kerja sama ini, CIMB Niaga berkomitmen untuk memfasilitasi pembiayaan berkelanjutan di Indonesia, dengan menyediakan solusi keuangan yang mendukung pencapaian target pengurangan emisi gas rumah kaca dan mitigasi perubahan iklim nasional.

Adapun per 30 September 2025, hampir 24 persen dari total pembiayaan CIMB Niaga (atau sekitar Rp54,7 triliun) mendukung transisi yang adil, ekonomi rendah karbon, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dari PBB. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago