Categories: Keuangan

CIMB Niaga dan AIA Luncurkan Bancassurance Fortuna Income Protection

Jakarta – PT AIA FINANCIAL (AIA), dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk resmi meluncurkan produk bancassurance Fortuna Income Protection. Produk ini memberikan proteksi jiwa murni sekaligus perlindungan finansial yang diperuntukkan bagi nasabah usia produktif dalam mempersiapkan dana hari tua dan memastikan nasabah memiliki bekal di masa pensiun.

Peluncuran Fortuna Income Protection menjadi upaya berkelanjutan dalam mendorong kesadaran proteksi dan diharapkan mampu memutus rantai generasi sandwich di Indonesia. Bancassurance ini menawarkan manfaat tahunan hingga 130% dari premi dasar tahunan.

“Produk ini dirancang khusus untuk proteksi jiwa dan perencanaan dana pensiun yang akan turut berkontribusi dalam memutus rantai generasi sandwich pada usia produktif. Dengan fitur yang fleksibel, kami optimis peluncuran Fortuna Income Protection dapat diterima dengan baik sehingga mampu membantu generasi masa depan memiliki kebebasan finansial melalui perencanaan keuangan yang matang,” jelas Presiden Direktur AIA, Sainthan Satyamoorthy, pada keterangannya, 9 Maret 2022.

Sebagai informasi, hasil survei Katadata Insight Center pada bulan September 2021 terhadap 1.828 responden berusia 25-45 tahun yang tersebar di seluruh Indonesia menyebutkan bahwa 83,6% Sandwich Generation di Indonesia percaya kalau mereka mampu merawat tanggungan dengan baik. Faktanya hanya 13,4% yang memiliki kesiapan finansial dalam memenuhi kebutuhan pokok, menabung, dan berinvestasi.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan menyampaikan, sebagian besar nasabah CIMB Niaga merupakan nasabah dengan berusia produktif dan merupakan generasi sandwich. Untuk itu, ia optimis produk ini dapat menjadi pilihan solusi perencanaan finansial yang akan memberikan kemudahan untuk generasi penerus pada usia produktif dalam merencanakan keuangan.

“Kami percaya Fortuna Income Protection dapat menjaga kesiapan dana hari tua dengan satu proteksi yang melindungi jutaan mimpi dan ciptakan kebebasan finansial pada masa pensiun yang akan datang,” jelasnya.

Fortuna Income Protection menjadi produk asuransi dwiguna yang memiliki pilihan masa bayar premi mulai dari 5-20 tahun yang dibayarkan per tahun pada usia produktif. Setelah menyelesaikan masa bayar premi, di tahun-tahun berikutnya nasabah akan menikmati nilai tunai sebesar 35%-130% dari premi tahunan yang akan dibayarkan setiap tahunnya selama 15-30 tahun, tergantung dari pilihan skema yang menjadi pilihan nasabah.

Produk ini memberikan kemudahan investasi dalam mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Fortuna Income Protection ini memberikan kepastian pembayaran manfaat dan diperuntukkan bagi nasabah usia produktif, memberikan kemudahan dengan masa pembayaran premi setengah dari masa pembayaran manfaat dan perlindungan hingga 20 tahun. Lebih dari itu, produk ini dapat dilengkapi dengan Asuransi Tambahan Payor Benefit yang memberikan manfaat pembebasan Premi apabila Pemegang Polis meninggal atau menderita Cacat Tetap Total. (*)

Evan Yulian

Recent Posts

BTN Gelar BTN Run 2026 for Charity Jadi Aksi Nyata untuk Negeri

Dalam gelaran BTN Run 2026 for Charity ini, donasi dihitung berdasarkan dua komponen utama, yaitu… Read More

4 hours ago

Presiden Prabowo Kunjungan Kenegaraan ke Jepang, Bahas Investasi hingga Energi

Poin Penting Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang untuk memperkuat hubungan bilateral. Pertemuan dengan… Read More

7 hours ago

Transaksi SPKLU PLN Pecah Rekor, Tembus 18.088 Kali saat Musim Mudik Lebaran 2026

Poin Penting Transaksi SPKLU PLN mencetak rekor 18.088 kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H,… Read More

8 hours ago

Indeks Infobank15 Turun Tipis, Pergerakan Saham Bank Masih Variatif

Poin Penting IHSG turun 0,94% dan seluruh indeks utama kompak melemah. Indeks INFOBANK15 terkoreksi 1,87%… Read More

10 hours ago

Berikut 5 Saham Pemicu Melemahnya IHSG Sepekan

Poin Penting IHSG turun 0,14% dan kapitalisasi pasar BEI melemah ke Rp12.516 triliun. BBNI, EMAS,… Read More

10 hours ago

IHSG Pekan Ini Ditutup Turun 0,14 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.516 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,14% ke level 7.097,05 sepanjang pekan 25-27 Maret 2026. Kapitalisasi pasar… Read More

10 hours ago