News Update

CIMB Niaga Cetak Laba Bersih Rp5,33 T di Kuartal III-2025

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) membukukan laba bersih sebesar Rp5,33 triliun pada kuartal III-2025, atau tumbuh 2,92 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode sama tahun lalu, yakni Rp5,18 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, lonjakan laba milik emiten perbankan yang berada di bawah manajemen CIMB Niaga Grup ini ditopang oleh naiknya pendapatan bunga bersih 0,7 persen YoY menjadi Rp10,08 triliun. 

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BNGA tumbuh 4,6 persen YoY menjadi Rp228,7 triliun. Jumlah penyaluran ini didukung oleh segmen UKM yang tumbuh sebesar 5,7 persen YoY.

Baca juga: Kinerja Ciamik! Bank IBK Indonesia Boyong Penghargaan Top 20 Financial Institution 2025

Diikuti oleh Perbankan Korporat yang tumbuh 5,4 persen YoY, dan Perbankan Konsumer yang meningkat 4,3 persen YoY. Kenaikan tertinggi di kredit/pembiayaan retail terutama dikontribusikan dari pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM)sebesar 18,7 persen YoY.

Adapun Rasio Non Performing Loan (NPL) gross menurun menjadi 1,98 persen, dari sebelumnya 2 persen pada periode sama tahun lalu.

Dari sisi pendanaan, CIMB Niaga mampu menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp278 triliun, naik 8,6 persen YoY. Dominasi DPK yang terkumpul berasal dari dana murah Current Account Saving Account/CASA) mencapai Rp 188,8 triliun, tumbuh 10,6 persen YoY.

Selain itu, CIMB Niaga senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas yang solid dengan capital adequacy ratio(CAR) dan loan to deposit ratio (LDR) masing-masing sebesar 24,7 persen dan 81,1 persen.

Baca juga: SMBC Indonesia Catat Laba Bersih Rp1,5 Triliun hingga September 2025

Total aset konsolidasian adalah sebesar Rp369,5 triliun per 30 September 2025, yang semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.

Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan mengatakan, pertumbuhan laba positif pada sembilan bulan pertama tahun 2025 tetap berfokus pada strategi mempercepat pertumbuhan yang berkelanjutan dan profitable.

“Kami yakin bahwa dengan fundamental yang kuat, tim yang berdedikasi, serta pendekatan yang berorientasi pada purpose, kami dapat terus menghadirkan nilai jangka panjang dan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

52 mins ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

3 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

3 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

3 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

3 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

4 hours ago