CIMB Niaga Bidik Pertumbuhan Kredit 7% Hingga Akhir Tahun
Jakarta–Dalam menjalankan bisnisnya, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) akan fokus pada segmen konsumer dan usaha kecil menengah (UKM).
“Strategi kami ke depan dari segi SME (small medium enterprise) dan konsumer kami harapkan akan tumbuh lebih cepat. Dan kita akan lebih meningkat lagi khususnya UKM,” ujar Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan di Graha CIMB, Jakarta, Selasa, 25 April 2017.
Tercatat CIMB Niaga telah resmi masuk ke dalam kategori Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 4 dengan total asset mencapai Rp 32 triliun pada kuartal I-2017.
Baca juga: CIMB Niaga Usung Brand “Forward”
Dari laporan keuangan akhir tahun 2016 yang telah dipaparkan perseroan, 29 persen kredit masuk ke segmen konsumer, segmen UMKM sebesar 19 persen, segmen komersial 18 persen, dan porsi kredit terbesar masuk ke segmen korporasi sebanyak 34 persen. Total kredit CIMB Niaga akhir tahun lalu sebesar Rp180,16 triliun.
“Konsumer dan UKM itu sekitar 48 persen dari total kredit. Kami harapkan porsi tersebut akan lebih besar dan menjadi mayoritas pada tahun ini,” jelas Tigor.
Baca juga: CIMB Niaga Salurkan 60% Capex untuk Teknologi
Tigor menyebut, saat ini, sekitar Rp35 triliun dari total portofolio kredit perseroan masuk ke sektor UKM. Rencananya, tahun ini, pihaknya akan meningkatkan porsi tersebut dengan mengarah ke strategi digital.
Tigor menjelaskan, dari data laporan keuangan CIMB Niaga per Februari 2017, pertumbuhan kredit masih rendah yakni 1,02 persen menjadi Rp158,11 triliun. Tercatat dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 2,21 persen secara tahunan dari Rp166,40 triliun per akhir Februari 2016 menjadi Rp170,09 triliun akhir Februari 2017. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More
Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More
Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More