News Update

CIMB Niaga Bidik Pertumbuhan Kredit 15%

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) pada tahun ini optimis dapat meningkatkan angka penyaluran kreditnya hingga double digit. Hal tersebut disampaikan Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan saat menghadiri peluncuran kartu kredit “CIMB Niaga lndosat Ooredoo Card” di the Hook Restoran Jakarta.

Lani menjelaskan, walau penyaluran kredit masih melambat pada kuartal pertama tahun ini, namun dirinya optimis dapat mencapai angka pertumbuhan kredit tersebut.

“Kuartal satu belum begitu baik dan kami harapkan pertengahan naik. Dimana kredit tahun ini kita harapkan bisa naik diatas 15 persen,” kata Lani di Jakarta, Kamis 19 April 2018.

Baca juga: CIMB Niaga Gandeng Indosat dan JCB Luncurkan Kartu Kredit

Dirinya mengaku akan terus meningkatkan pelayanan dan kualitas kartu kreditnya dengan terus meluncurkan program dan jenis kartu kredit baru di tahun ini. Selain itu pihaknya juga terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam meluncurkan produk baru tersebut.

“Kita ada beberapa kerjasama nanti akan launch dua atau tiga bulan lagi yakni produk kartu baru. Total ada dua lagi sampai akhir tahun akan kita luncurkan,” jelas Lani.

Sebagai informasi, CIMB Niaga sendiri hingga Januari tahun ini telah menyalurkan kredit sebesar Rp 158,57 triliun atau telah tumbuh 0,99% dari tahun lalu yang hanya sebesar Rp 157,02 triliun.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

15 mins ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

34 mins ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

1 hour ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

1 hour ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

2 hours ago