Categories: Keuangan

CIGNA Tunjuk Deutsche Bank Sebagai Bank Kustodian

Deutsche Bank akan menyediakan jasa layanan penyimpanan dan penyelesaian transaksi surat berharga, serta Fund Administration untuk dua produk unitlink. Ria Martati

Jakarta–PT Asuransi CIGNA kembali menunjuk Deutsche Bank menjadi Bank Kustodian untuk dua produk unit linknya di Indonesia, yaitu CIGNA Money Market Fund dan CIGNA Dynamic Click Fund.

Sebagai Bank Kustodian, Deutsche Bank akan menyediakan jasa layanan penyimpanan dan penyelesaian transaksi surat berharga, serta Fund Administration untuk kedua unit link tersebut. Hingga saat ini, Deutsche Bank telah memberikan layanan jasa yang sama untuk 18 unit link PT Asuransi CIGNA lainnya.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama kembali dengan Deutsche Bank untuk unit link. Fakta bahwa kami memutuskan pengelolaan semua produk unit link kami kepada Deutsche Bank merupakan bentuk kepercayaan kami atas kualitas layanan jasa dan profesionalisme tim Deutsche Bank,” ujar David Anthony Tobin, Chief Financial Officer PT Asuransi CIGNA, dalam siaran persnya di Jakarta, 30 Juli 2015.

Elwin Karyadi, Director, Head of Global Transaction Banking and Investor Services Deutsche Bank Indonesia, menambahkan, ditunjuk sebagai satu-satunya Bank Kustodian dan Fund Administrator untuk semua unit link PT Asuransi CIGNA menunjukkan bahwa pendekatan client-centric-nya berhasil. (*)

@ria_martati

Paulus Yoga

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

2 hours ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

3 hours ago

Pasar Modal Diminta Berbenah, Airlangga Beberkan Instruksi Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More

7 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

7 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

7 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

7 hours ago