Keuangan

Cicil Berhasil Salurkan Pendanaan Rp3,36 Triliun di Januari 2026

Poin Penting

  • Cicil mencatatkan penyaluran dana lebih dari Rp3,36 triliun hingga Januari 2026, naik 111,48 persen dibanding 2025
  • Tingkat keberhasilan pengembalian (TKB90) Cicil tetap di atas 95 persen, menunjukkan pengelolaan risiko yang prudent
  • Cicil memiliki lebih dari 1.000 lender dan 62.000 penerima dana aktif, dengan fokus pada sektor produktif dan riil.

Jakarta – Pelaku industri pinjaman daring (pindar), PT Cicil Solusi Mitra Teknologi (CICIL) mencatatkan kinerja bisnis yang solid di awal 2026. Hingga Januari 2026, total akumulasi penyaluran dana CICIL tercatat mencapai lebih dari Rp3,36 triliun. Nilai ini melonjak 111,48 persen dari tahun sebelumnya Rp1,9 triliun.

Peningkatan penyaluran pendanaan tetap diiringi dengan pengelolaan risiko yang prudent, tercermin dari tingkat keberhasilan pengembalian (TKB90) Cicil yang konsisten terjaga di atas 95 persen.

Direktur Cicil, Oki Surya menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan fokus perusahaan pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Baca juga: OJK Rilis Daftar Pindar Legal Terbaru, Simak Sebelum Ajukan Pinjaman

“Pertumbuhan penyaluran dana dan outstanding ini menjadi indikator positif atas strategi Cicil yang mengedepankan kualitas. Kami memastikan setiap pertumbuhan tetap dibarengi dengan manajemen risiko yang disiplin serta pemantauan portofolio yang ketat,” ujar Oki dalam keterangan resmi, Selasa, 10 Februari 2026.

Dari sisi pemberi dana, Cicil juga mencatatkan peningkatan partisipasi, baik dari lender ritel maupun institusi.

Saat ini, Cicil memiliki total lebih dari 1.000 pemberi dana dan lebih dari 62.000 penerima dana dengan tetap memprioritaskan pembiayaan ke sektor-sektor produktif dan sektor riil lainnya.

Baca juga: Penyidikan Tuntas, OJK Serahkan Tersangka Kasus Pindar Crowde ke Kejari Jaksel

Oki optimis pihaknya dapat melanjutkan kinerja positif dengan tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan pengguna.

“Cicil berkomitmen untuk terus menjadi penghubung antara kebutuhan pendanaan bisnis dan peluang pertumbuhan bagi para pemberi dana,” tukas Oki. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Serahkan Tersangka Kasus Manipulasi Saham SWAT ke Kejari Boyolali

Poin Penting OJK menyerahkan tersangka SAS dalam kasus tindak pidana pasar modal SWAT ke Kejari… Read More

34 mins ago

BCA Mau Gelar RUPST 12 Maret 2026, Intip Agendanya

Poin Penting BCA dijadwalkan akan menggelar RUPST Tahun Buku 2025 pada Kamis, 12 Maret di… Read More

50 mins ago

Portofolio Pembiayaan EV Adira Finance Didominasi Mobil Listrik

Poin Penting Pembiayaan mobil listrik di Adira Finance jauh lebih besar dibandingkan motor listrik. Porsi… Read More

2 hours ago

Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah, Pengamat dan APPI Buka Suara

Poin Penting Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kanwil Jakarta menyegel sejumlah toko Tiffany & Co… Read More

3 hours ago

Kantongi Laba Rp954 Miliar di 2025, Begini Strategi BRI Life Pacu Kinerja 2026

Poin Penting PT Asuransi BRI Life membukukan laba Rp954 miliar pada 2025, naik 25,4 persen… Read More

3 hours ago

IHSG Dibuka Turun 0,47 Persen ke Level 8.226

Poin Penting IHSG dibuka turun 0,47 persen ke level 8.226,20 pada perdagangan 13 Februari 2026,… Read More

3 hours ago