News Update

Chubb Life Indonesia dan Amartha Hadirkan Asuransi Jiwa untuk Pelaku UMKM

Jakarta — Chubb Life Indonesia bekerja sama dengan Amartha, fintech peer to peer (P2P) lending menghadirkan perlindungan asuransi yang dirancang khusus untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Melalui kemitraan ini, lebih dari 2,7 juta nasabah Amartha di seluruh Indonesia akan mendapatkan akses ke berbagai produk asuransi Chubb Life, yang dimulai dengan produk asuransi jiwa komprehensif yang diasuransikan oleh Chubb Life Indonesia.

Kumaran Chinan, Presiden Direktur Chubb Life Indonesia, menekankan pentingnya kolaborasi ini, karena dapat memberikan perlindungan bagi para pemilik usaha terhadap risiko tak terduga yang dapat memengaruhi keluarga, karyawan, dan masyarakat yang lebih luas.

Baca juga: OJK: Tidak Boleh Ada Lagi Perusahaan Asuransi yang Batalkan Klaim

”Kemitraan ini menandai dimulainya perjalanan baru bagi Chubb Life Indonesia dan Amartha untuk menyediakan akses yang lebih luas lagi kepada para UMKM terhadap solusi manajemen risiko, yang membantu untuk melindungi masa depan mereka,” jelas Kumaran dikutip 31 Januari 2025.

Inisiatif antara Chubb Life Indonesia dan Amartha ini sejalan dengan komitmen kedua perusahaan untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, dan menjawab kebutuhan sektor UMKM yang sedang berkembang.

Kolaborasi ini juga mengikuti Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri Perasuransian Indonesia 2023-2027 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang bertujuan untuk meningkatkan penetrasi asuransi secara keseluruhan di Indonesia menjadi 3,2 persen pada 2027.

Baca juga: Amartha Gandeng Generation Girl Kembangkan Kapasitas Perempuan di Bidang STEM

Sementara, Julie Fauzie, Chief Funding Officer Amartha, menjelaskan, Amartha memiliki rekam jejak yang kuat dalam melayani segmen masyarakat kelas ‘grassroot’ di Indonesia, yang mendukung nasabah UMKM ultra mikro kami di 19 provinsi.

“Produk asuransi jiwa Chubb Life Indonesia akan memungkinkan nasabah Amartha untuk melindungi diri mereka dari risiko, sebagai bagian dari tujuan jangka panjang kami untuk membantu jutaan UMKM membangun aset pribadi mereka dengan aman,” ujarnya. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

6 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

6 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

6 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

7 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

10 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

13 hours ago