Perbankan dan Keuangan

CFO Club Indonesia: Meraih Peluang di Tengah Ketidakpastian

Jakarta – Tahun ini, para Direktur Keuangan atau Chief Financial Officer (CFO) di seluruh dunia mengalami sejumlah tantangan baru. Tak lagi sekadar mengelola keuangan perusahaan, tetapi juga harus beradaptasi dengan perubahan ekonomi global yang cepat, inovasi teknologi, serta regulasi yang semakin kompleks.

Para CFO pun diharapkan mampu memimpin transformasi keuangan perusahaan dan memastikan keberlanjutan serta pertumbuhan bisnis di tengah ketidakpastian. Di mana, ketidakpastian perekonomian global menjadi salah satu tantangan terbesar bagi CFO pada tahun ini. 

Sejumlah faktor, seperti tren suku bunga tinggi, fluktuasi nilai tukar mata uang dan harga komoditas, perubahan kebijakan perdagangan internasional, dan ketegangan geopolitik dapat berdampak signifikan pada stabilitas keuangan perusahaan. 

Oleh karena itu, pengelolaan likuiditas yang efektif tentu menjadi hal yang sangat krusial. CFO harus memastikan bahwa perusahaan memiliki cukup kas untuk mendukung operasi sehari-hari dan menghadapi situasi darurat. 

Baca juga: Meski Ekonomi Global Makin Stabil, Bank Dunia Peringatkan Tantangan Ini

Di sisi lain, akses ke modal juga menjadi tantangan tersendiri. Utamanya bagi perusahaan yang ingin berkembang dan melakukan ekspansi. Maka, para CFO perlu menjalin hubungan yang kuat dengan lembaga keuangan dan pasar modal untuk memperoleh pendanaan yang dibutuhkan dengan biaya yang efisien.

Di tahun ke-5 berdirinya, CFO Club Indonesia mengadakan acara 5th Year Anniversary berupa talkshow dengan tema “Becoming a Public Company: Understanding The Market and IR Best Practices” dengan pembicara Mylene Kok, Executive Director dari JP Morgan dan Listyorini Dian Pratiwi, Head of Listed Company Development Division dari Bursa Efek Indonesia dan dibuka dengan keynote speech Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN.

Di kesempatan yang sama, turut dilaksanakan Rapat Umum Anggota (General Member Meeting) yang menunjuk Yuanita Rohali, Direktur Keuangan (CFO) PT Petromine Energy Trading untuk menjadi President CFO Club Indonesia menggantikan Dasrul Chaniago yang telah memimpin CFO Club Indonesia sejak 2019.

Yuanita Rohali menyampaikan, CFO Club Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya CFO yang tidak hanya memiliki keahlian keuangan yang kuat, tetapi juga kemampuan kepemimpinan yang mampu mengarahkan perusahaan melalui perubahan dan ketidakpastian. 

“Dalam menghadapi masa depan, CFO yang adaptif, inovatif, dan visioner akan menjadi kunci keberhasilan perusahaan dalam meraih peluang di tengah ketidakpastian,” ucap Yuanita dikutip, 2 Agustus 2024.

Selain itu, CFO juga harus mengatasi tantangan terkait dengan integrasi teknologi baru, keamanan data, dan perubahan budaya kerja. Kemampuan untuk memimpin transformasi digital pun menjadi kunci kesuksesan.

Baca juga: Sejumlah Tantangan Negara ASEAN dalam Terapkan Teknologi Ramah Lingkungan

Sementara, Sekjen CFO Club Indonesia Alvin Christian menambahkan, lingkungan regulasi yang semakin kompleks juga menjadi tantangan bagi CFO. Perusahaan harus mematuhi berbagai peraturan baru yang berkaitan dengan pelaporan keuangan, pajak, lingkungan, hingga tanggung jawab sosial. 

CFO pun kemudian dituntut untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki sistem dan proses yang memadai untuk mematuhi semua regulasi ini, serta menjalin komunikasi yang efektif dengan pemangku kepentingan. 

“Kami di CFO Club Indonesia memiliki department Regulatory and Accounting Standard yang rutin meng-update para anggota kami tentang peraturan-peraturan yang baru berikut mengadakan diskusi dan seminar tentang hal ini,” ujar Alvin. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

2 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

3 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

4 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

4 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

4 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

5 hours ago