Ilustrasi: Gedung MUFG Bank. (Foto: istimewa)
Jakarta – MUFG Bank, Ltd., Kantor Cabang Jakarta (MUFG Jakarta) mencatakan kinerja ciamik sepanjang 2024 dengan mengantongi laba bersih Rp6,9 triliun, naik 18 persen dibanding tahun 2023. Raihan laba tesebut menjadi pencapaian tertinggi yang diperoleh bank sejak berdiri di Indonesia tahun 1968.
Kazushige Nakajima, Executive Officer, Country Head of Indonesia, MUFG Bank mengatakan, pencapaian ini terutama didukung oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang meningkat sebesar 12 persen (yoy) mencapai Rp10,2 triliun pada periode yang sama.
“Dengan pencapaian positif ini, rasio Return on Equity (ROE) bank berhasil mencapai 5,3 persen, meningkat dibandingkan 5,0 persen di tahun sebelumnya,” jelas Kazushige dikutip 28 Maret 2025.
Baca juga: Laba Sebelum Pajak Bank Muamalat Naik 45 Persen Jadi Rp20,4 Miliar pada 2024
Fungsi intermediasi yang dilakukan oleh MUFG Jakarta menunjukkan kinerja positif. Ini terlihat dari pertumbuhan kredit sebesar 19 perse yoy mencapai Rp106,5 triliun, dengan rasio NPL yang terjaga rendah sebesar 0,2 persen di tahun 2024.
“Pertumbuhan kredit ini terutama didorong oleh segmen bisnis Global Corporate, sementara segmen bisnis Japanese Corporate tetap kuat dalam mempertahankan portofolio kreditnya pada periode yang sama,” kata Kazushige.
Di sisi pendanaan, bank berhasil menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp52,4 triliun dan mempertahankan rasio pendanaan murah (low-cost funding ratio) tetap tinggi pada 66,7 persen, sejalan dengan inisiatif bank dalam mengoptimalkan neraca keuangannya di 2024. Dengan demikian, total aset tumbuh sebesar 4 persen yoy menjadi Rp201,6 triliun.
Baca juga: Bank Neo Commerce Sukses Ubah Rugi Jadi Laba Rp19,88 Miliar pada 2024
Kazushige menjelaskan, kinerja cemerlang perseroan selama 2024 diraih berkat hubungan dan dukungan yang baik dari nasabah.
“Hal ini juga merupakan bukti nyata kemampuan MUFG dalam memanfaatkan jaringan global yang kuat serta kolaborasi dengan seluruh entitas grup untuk menyediakan solusi komprehensif,” tutupnya.
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More