Ilustrasi: Pergerakan pasar saham/istimewa
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 6 Januari 2026 kembali ditutup melesat ke level 8.933,60 atau menguat 0,84 persen dari posisi 8.859,19. Dengan pencapaian tersebut IHSG kembali menyentuh level All Time High (ATH) terbarunya.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 256 saham terkoreksi, 428 saham menguat, dan 127 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 67,91 miliar saham diperdagangkan dengan 4,36 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp34,13 triliun.
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak hijau. Ini terlihat dari LQ45 yang naik 0,61 persen ke 865,06, IDX30 menguat 0,07 persen menjadi 442,70, Sri-Kehati meningkat 0,13 persen menjadi 384,67, dan JII naik tipis 0,02 persen menjadi 596,76.
Baca juga: Pertebal Kepemilikan, Anak Usaha Grup Astra Borong 534,81 Juta Saham MMLP
Tidak hanya itu, hampir seluruh sektor juga terpantau naik. Rinciannya, sektor bahan baku menguat 3,35 persen, sektor industrial meningkat 2,14 persen, sektor energi naik 1,62 persen, sektor teknologi menguat 1,57 persen, dan sektor properti meningkat 1,34 persen.
Selanjutnya, sektor infrastruktur naik 0,86 persen, sektor non-siklikal menguat 0,73 persen, sektor keuangan meningkat 0,66 persen, sektor siklikal naik 0,22 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,17 persen.
Sedangkan, hanya sektor transportasi yang mengalami pelemahan 0,89 persen, dengan harga saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) merosot 2,20 persen.
Baca juga: Intip Gerak Saham Asuransi Jelang Batas Pemenuhan Modal Minimum
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC), PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM), dan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC).
Sedangkan saham top losers adalah PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), dan PT Indosat Tbk (ISAT).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT GTS Internasional Tbk (GTSI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting RI dan Jepang menandatangani 10 MoU dengan nilai total USD23,1 miliar (Rp392,7 triliun).… Read More
Poin Penting BRI mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap maraknya penipuan digital, khususnya melalui link palsu… Read More
Poin Penting Praktik mis-selling PAYDI/Unit Link masih menjadi penyumbang terbesar keluhan konsumen di industri asuransi… Read More
Poin Penting Bank Jatim mencetak laba bersih Rp1,61 triliun pada 2025, naik 24,80 persen yoy,… Read More
Poin Penting IHSG berbalik melemah atau ditutup turun 0,53 persen ke level 7.053,77 pada sesi… Read More
Poin Penting Pengguna BYOND by BSI tumbuh 197 persen yoy sejak diluncurkan, mendorong total pengguna… Read More