Jakarta – PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2022. Dalam rapat tersebut, perseroan memutuskan untun membagikan dividen kepada pemegang saham dengan besaran Rp5,- (lima rupiah) per lembar saham.
PT Lima Dua Lima Tiga, Tbk sebagai Emiten Papan Akselerasi Pertama yang membagikan dividen. Dalam kinerja keuangannya, perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan 358% dari 2 tahun sebelumnya menjadi Rp66 miliar di 2022. Alhasil, laba bersih perseroan tercatat Rp5,3 miliar.
“Perseroan akan membagikan dividen sebagai Emiten Papan Akselerasi Pertama yang membagikan dividen kepada seluruh Pemegang Saham LUCY,” ujar Direktur Utama PT Lima Dua Lima Tiga, Tbk Surya Andarurachman dikutip 3 Mei 2023.
Selain membagikan Dividen, terdapat agenda lainnya dalam RUPST ini, yaitu perubahan susunan Dewan Komisaris dan Penambahan Dewan Direksi Perseroan, sehingga susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Dewan Direksi
Menurut Surya, kinerja positif pada tahun buku 2022 ini merupakan situasi perekonomian yang berpihak kepada pelaku bisnis, dan perseroan untun menempuh langkah dan pendekatan dalam menjalankan usaha serta tetap berupaya mencapai tujuan strategis jangka panjang.
“Dan didukung dengan Tata Kelola Perusahaan juga Pengembangan Sumber Daya Manusia dapat mempertahankan kinerja yang baik di Perseroan,” ungkapnya. (*)
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More
Poin Penting IHSG menguat 1,55 persen sepekan dan ditutup di level 9.075,40, sekaligus mencetak rekor… Read More
Poin Penting Modalku menyalurkan pendanaan Rp9,2 triliun kepada lebih dari 74 ribu UKM sejak berdiri… Read More