News Update

Cetak Kinerja Impresif 7 Tahun Berturut-turut, Bank Kalbar Raih Penghargaan Golden Champion

Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat atau Bank Kalbar meraih penghargaan di ajang The Asian Post Best Regional Champion 2025 kategori “Golden Champion – Excellent Financial Performance in 7 Consecutive Years (2017-2024) di kategori BPD KBMI 1 dengan Aset Rp10 Triliun <Rp 25 Triliun” di Shangri-La Hotel, Jakarta, 16 Mei 2025.

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan, capaian ini tak lepas dari upaya direksi dan manajemen dalam memacu inovasi digital sekaligus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit.

“Sekarang modal minimum sudah kita lampaui dan setiap tahunnya kita mendapat penghargaan dari Infobank, sekarang (penghargaan) sudah masuk bintang lima. Mudah-mudahan inovasi yang kami lakukan di Bank Kalbar ini bisa juga dilakukan oleh bank-bank daerah lainnya,” ungkapnya saat menjadi pembicara di Forum The Asian Post Best Regional Champion 2025.

Baca juga: Ini Bank-Bank Milik Pemda Peraih “The Best Regional Champion 2025”

Di kesempatan yang sama, Eko B. Supriyanto Founder The Asian Post mengatakan, keberhasilan BPD, BPR, dan BPRS yang mengukir kinerja terbaiknya layak diberikan apresiasi. Apalagi, di tengah dinamika ekonomi global yang sangat fluktuatif akibat perang tarif impor, situasi geopolitik, dan ekonomi dalam negeri yang sedang tidak biasa-biasa saja.

Dalam situasi yang tidak menentu seperti sekarang ini, bank yang berhasil mempertahankan kinerjanya adalah bank-bank yang mampu bekerja secara efisien, prudent, dan hati-hati. Jaga kualitas kredit dengan baik dan selalu memegang teguh prinsip GCG (Good Corporate Governance),” ujar Eko B. Supriyanto.

Kinerja Impresif Bank Kalbar

Bank Kalbar berhasil menggenjot kinerja bisnisnya dengan membukukan laba bersih Rp183,12 miliar pada kuartal I/2025. Perolehan laba tersebut mencapai 108,9 persen dari target proporsional yang telah ditetapkan. Laba Bank Kalbar naik tajam 111,5 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara, pada 2024 Bank Kalbar mencatatkan laba bersih Rp485,80 miliar, atau naik 6,66% dibandingkan 2023. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah pertumbuhan laba bersih Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia.

Baca juga: Bank Sulteng Sabet Penghargaan The Best Regional Champion 2025

Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, Bank Kalbar telah memberikan dividen atas laba tahun buku 2024 kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Barat sebesar Rp257,47 miliar sebagai bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kehadiran Bank Kalbar tidak hanya memberikan nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga secara langsung memperkuat kapasitas fiskal daerah. Dividen tersebut digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

4 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

4 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

4 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

5 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

5 hours ago