Nasional

Cerita Anggito: Sudah Dibooking Prabowo 6 Bulan Sebelum Dilantik jadi Wamenkeu

Jakarta – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu mengungkapkan bahwa dirinya sudah dibooking sejak 6 bulan sebelum pelantikan untuk menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.

Seperti diketahui, Anggito dilantik sebagai Wamenkeu untuk mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan dua Wamenkeu lainnya, yakni Suahasil Nazaradan Thomas Djiwandono yang kembali dilantik.

“6 bulan itu betul-betul saya nggak bisa bergerak karena sudah dibooking sama beliau (Prabowo),” ucap Anggito dalam Rapat Terbuka Senat Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Senin 28 Oktober 2024.

Baca juga: Sri Mulyani Didampingi Tiga Wamenkeu, Ini Dia Sosoknya

Dia pun bercerita bahwa 6 bulan sebelum pelantikan Kabinet Merah Putih dirinya sudah diberikan pembekalan oleh Prabowo bersama dengan akademisi perguruan tinggi ternama hingga lulusan akademi militer.

“Jadi saya 6 bulan itu sudah di grooming (bentuk) sama beliau. Jadi itu adalah tim inti sebetulnya. Tim inti yang isinya luar biasa, 3 orang dari UGM, saya, Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris negara), sekarang Mensesnek, lalu dari ITB 3 orang termasuk Pak Sigit PT Pindad, kemudian ada Pak Satrio Brojonogoro, lalu dari teman-teman dari IPB. Jadi semua all top university dikumpulkan sama beliau,” ungkapnya.

Baca juga: Profil Trio Wamenkeu Pendamping Sri Mulyani di Kabinet Prabowo: Thomas Djiwandono, Suahasil Nazara, dan Anggito Abimanyu

Dia bilang, Prabowo memberikan pelatihan bagi kabinetnya bertujuan untuk menciptakan kedisiplinan. Pasalnya, menurut Prabowo kekurangan dari bangsa RI adalah kurangnya kedisiplinan dan tanggung jawab, serta dalam mengambil keputusan yang berani. 

“Maka beliau membuat series. Dulu di Hambalang, saya 2-3 hari di Hambalang cari pembicara-pembicara top dunia. Ini kelompok kecil, umumnya masih di luar kabinet semua,” tandasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

16 mins ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

38 mins ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

56 mins ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

2 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

3 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

3 hours ago