Jakarta – Direktur Utama PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk (WIKA) Tumiyana meraih penghargaan The Best Industry Marketing Champion 2019 untuk kategori Konstruksi yang diberikan oleh MarkPlus, Inc. Penghargaan tersebut diberikan kepada Tumiyana bertepatan dengan acara The MarkPlus Conference 2019 di Ballroom Hotel Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Rabu (4/12).
Tumiyana berdasarkan penilaian dewan juri dianggap sebagai sosok yang dinilai mampu memberikan dampak positif pada WIKA yang dipimpinnya. Ia menyisihkan tiga CEO pada sektor yang sama (konstruksi) yang berasal dari sektor private dan BUMN. Michael Hermawan, Vice President Markplus.Inc, mengatakan, bahwa terpilihnya Tumiyana tidak lepas karena dinilai telah membawa WIKA tumbuh besar.
“Pada tahun 2018, WIKA menorehkan laba bersih Rp2,07 triliun atau tumbuh 52,89% dibanding tahun sebelumnya. Ekspansi usaha ke luar negeri juga kian berkembang ke 10 negara di Asia, Timur Tengah dan Afrika. Diversifikasi usaha juga semakin mantap,” terang Hermawan di Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.
Sementara dalam sambutannya Tumiyana
menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan kepadanya. Menurut Tumiyana, apa yang dilakukannya bersama WIKA adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Adalah suatu kebanggaan bagi saya, bagi WIKA dapat berkontribusi pada pembangunan bangsa dan manusianya,” ungkap Tumiyana.
Marketeer of The Year sendiri adalah acara yang setiap tahun dilaksanakan oleh Markplus, Inc. Sejak tahun 2006, Markplus, Inc. bekerja sama dengan Majalah Marketeers dan Indonesia Marketing Association secara konsisten memberikan pengakuan dan penghargaan kepada para tokoh di bidang pemasaran yang dipandang telah menunjukkan marketing spirit yang luar biasa dan patut diteladani.
Para tokoh tersebut juga dinilai telah membawa dampak positif signifikan khususnya terhadap kinerja perusahaannya dan masyarakat pada umumnya. MOTY juga memiliki keunikan di mana dewan jurinya adalah peraih penghargaan di tahun-tahun sebelumnya. (*)
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More
Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More
Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More