Categories: Lifestyle

CEO Faber-Castell Tutup Usia

Jakarta–CEO & Chairman Faber-Castell, Count Anton-Wolfgang Von Faber-Castell telah berpulang di usia 74 tahun. Count Anton yang merupakan generasi ke-8 dari Faber-Castell menghembuskan nafasnya di tengah-tengah keluarga pada 21 Januari 2016, di Houston Amerika Serikat, setelah sebelumnya menderita sakit.

Count Anton-Wolfgang von Faber-Castell meninggalkan istri tercintanya, Countess Mary Elizabeth dan ke-empat anaknya, Charles, Katharina, Sarah dan Victoria.

Sampai akhir hayatnya, Count Anton tetap mendedikasikan hidupnya untuk keluarga, perusahaan dan karyawannya. Kepemimpinannya selama hampir 40 tahun di Group Faber-Castell telah membawa merk Faber-Castell ke tingkat premium dan sebagai produsen kosmetik terkemuka di dunia. Ia juga berhasil memperluas bisnis Faber-Castell ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Count Anton adalah seorang wiraswastawan yang berpandangan jauh ke depan, yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi lebih menekankan perkembangan yang berkelanjutan, yang memiliki rasa tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Ia juga seorang pemimpin yang dekat dengan bawahannya” ungkap Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim.

Bagi Yandramin yang telah bekerjasama dengan Count Anton selama 26 tahun terakhir, berita ini menjadi beban yang berat. Kendati, ia sendiri telah mengetahui tentang perkembangan kondisi CEO dan Chairman Faber Castell ini selama satu bulan terakhir.

Yandramin menambahkan, Count Anton merupakan sosok pebisnis yang merupakan tokoh pengusaha yang luar biasa dengan kepribadian yang menyenangkan, dan merupakan sosok yang patut menjadi panutan.

“Bekerjasama dalam kepemimpian Count Anton selama 26 tahun ini telah memberikan warna kepada dirinya dalam turut membangun Faber-Castell di Indonesia” pungkas Yandramin.

Count Anton dilahirkan di Bamberg pada 7 Juni 1941. Ia menempuh studi di bidang Hukum di University of Zurich, Switzerland. Kemudian ia melanjutkan studinya di IMD Business School, Lausanne, Switzerland. Karirnya di Faber-Castell dimulai pada 1969 dan menjadi CEO & Chairman di Faber-Castell sejak 2000.(*) Ria Martati

Apriyani

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

7 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

7 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

9 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

9 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

9 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

10 hours ago