News Update

Celios: Program Kopdes Bisa Rugikan Desa dan Perbankan hingga Puluhan Triliun

Jakarta – Di tengah rencana pemerintah meresmikan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pada 21 Juli 2025 esok, Center of Economic and Law Studies (Celios) mengungkapkan adanya risiko ekonomi besar yang berpotensi muncul dari kebijakan tersebut.

“Koperasi Merah Putih di Indonesia menghadapi risiko ekonomi yang besar, yang berpotensi menambah beban pada sektor perbankan dan pemerintah desa,” kata Peneliti Ekonomi Celios, Dyah Ayu, dalam keterangannya, Minggu, 20 Juli 2025.

Berdasarkan hasil analisis Celios, diperkirakan terdapat risiko gagal bayar mencapai Rp85,96 triliun selama enam tahun masa pinjaman. Kondisi ini dinilai akan sangat membebani pemerintah desa sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap koperasi tersebut.

Selain itu kata dia, opportunity cost yang ditanggung sektor perbankan juga sangat besar, dengan nilai mencapai Rp76,51 triliun.

“Biaya kesempatan ini menggambarkan kerugian besar yang ditanggung oleh perbankan karena lebih memilih untuk mendanai koperasi ini alih-alih menempatkan dana mereka pada investasi yang lebih menguntungkan,” jelasnya.

Baca juga: Presiden Prabowo Bakal Resmikan Kopdes Merah Putih pada 19 Juli 2025

Ia juga mencatat, kebijakan ini berpotensi merugikan perekonomian nasional secara menyeluruh. Dalam proyeksi Celios, program Kopdes Merah Putih dapat menyebabkan penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp9,85 triliun.

“Proyeksi kami menunjukkan bahwa kebijakan ini dapat menyebabkan penurunan PDB sebesar Rp9,85 triliun dan pengurangan pendapatan masyarakat hingga Rp10,21 triliun,” ujarnya. 

“Dampak negatif ini bahkan mencakup penurunan penyerapan tenaga kerja sebesar lebih dari 824.000 orang, yang menunjukkan bahwa kebijakan ini berisiko menciptakan distorsi ekonomi yang lebih besar,” pungkasnya.

Baca juga: Kemenkop Dukung Jatim Jadi Prioritas Pengembangan Kopdes Merah Putih

Presiden Dijadwalkan Hadir dalam Peresmian

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto diagendakan bakal meresmikan Kopdes Merah Putih pada 21 Juli 2025. Peluncuran ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional yang jatuh pada 12 Juli.

Baca juga: Prabowo akan Resmikan 80.000 Kopdes Merah Putih, Ini Update Persiapannya

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menilai peluncuran Kopdes Merah Putih menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa.

“Nanti yang akan me-launching ini (Kodes Merah Putih), Bapak Presiden (Prabowo Subianto) langsung. Beliau sudah setuju, diperkirakan nanti tanggal 19 Juli 2025,” kata Zulhas, sapaan akrabnya, dikutip Antara, Rabu, 25 Juni 2025. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Pertamina Angkat Bicara soal Kebakaran SPBE Bekasi, Pasokan LPG Dipastikan Aman

Poin Penting Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi menyebabkan 12 orang luka tanpa korban jiwa. Dugaan sementara,… Read More

48 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Melemah 1,25 Persen, Hampir Semua Sektor Bergerak Merah

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 1,25% ke level 7.094,52 dengan nilai transaksi Rp6,89… Read More

54 mins ago

Sensus Ekonomi 2026, BPS Kerahkan 116 Ribu Petugas

Poin Penting: BPS mengerahkan 116 ribu petugas untuk menjamin akurasi data dalam Sensus Ekonomi 2026.… Read More

60 mins ago

Komisi II Apresiasi Digitaliasi Bank Sumut, Layanan Makin Cepat dan Efisien

Poin Penting Komisi II DPR mengapresiasi digitalisasi Bank Sumut yang membuat layanan perbankan lebih cepat,… Read More

1 hour ago

Gempa M 7,6 Guncang Sulut Berpotensi Tsunami, BMKG Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara dipicu deformasi kerak bumi dengan mekanisme thrust… Read More

2 hours ago

PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU 4 Kali Lipat Selama Libur Lebaran 2026

Poin Penting Penggunaan SPKLU PLN melonjak 4,14 kali lipat selama RAFI 2026, dengan 303.234 transaksi… Read More

3 hours ago