Ilustrasi: BSU tahap I untuk para pekerja cair hari ini, 24 Juni 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawan Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri dan pensiunan Lebaran 2024 mulai cair hari ini, Jumat (22/3/2024).
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Deni Surjantoro mengatakan bahwa seperti yang sudah disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, pembayaran THR ASN/PNS mulai cair pada 22 Maret 2024.
“Terkait pencairan THR, sesuai yang disampaikan Ibu Menkeu, bahwa pencairan THR untuk penerima pensiun dilakukan tanggal 22 Maret 2022, melalui transfer dari PT Taspen dan Asabri ke rekening penerima pensiun,” kata Deni kepada wartawan, Jumat, 22 Maret 2024.
Baca juga: Inilah PP 14/2024 tentang THR dan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan 2024
Sementara itu, untuk THR ASN/PNS juga dilakukan mulai hari ini. Yang mana kecepatan pembayaran THR ditentukan berdasarkan pengajuan satuan kerja dari Kementerian/Lembaga (K/L) kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
“Demikian pula pencairan THR untuk PNS, juga dimulai tanggal 22 Maret berdasarkan pengajuan satker K/L ke KPPN,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelontorkan anggaran Rp48,7 triliun untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pensiunan tahun 2024, melonjak dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp38,8 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan angka tersebut naik disebabkan karena adanya kenaikan gaji dari ASN dan pensiunan yang masing-masing sebesar 8 persen dan 12 persen.
Adapun anggaran sebesar Rp48,7 triliun tersebut berasal dari APBN sebesar Rp29,7 triliun dan APBD Rp19 triliun.
Berikut daftar besaran maksimal THR dan gaji ke-13 bagi pimpinan, anggota, PNS, dan pegawai non-pegawai ASN yang bertugas pada instansi pemerintah, termasuk pada lembaga non-struktural dan perguruan tinggi negeri baru:
1. Pimpinan dan Anggota Lembaga Nonstruktural:
a. Ketua/Kepala atau dengan sebutan lain : Rp26.229.000
b. Wakil Ketua/Wakil Kepala atau dengan sebutan lain : Rp24.721.200
c. Sekretaris atau dengan sebutan lain : Rp23.420.250
d. Anggota : Rp23.420.250
2. Pegawai Non-Pegawai Aparatur Sipil Negara pada Lembaga Nonstruktural dan Pejabat yang Hak Keuangan atau Hak Administratifnya disetarakan atau setingkat dengan Eselon/Pejabat:
a. Eselon I/Pejabat Pimpinan Tinggi Utama Pejabat Pimpinan Tinggi Madya : Rp20.738.550
b. Eselon Ill Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama : Rp16.262.400
c. Eselon III/Pejabat Administrator : Rp11.535.300
d. Eselon IV/Pejabat Pengawas : Rp8.844.150
Baca juga: Simak! Berikut Tips Bijak Mengelola THR Anti Boros
3. Pegawai Non-Pegawai Aparatur Sipil Negara yang Bertugas pada Instansi Pemerintah termasuk pada Lembaga Nonstruktural dan Perguruan Tinggi Negeri Baru berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2016, sebagai Pejabat Pelaksana dengan jenjang pendidikan:
SD/SMP/sederajat
SMA/Diploma I/ sederajat
Diploma II/ Diploma III/ sederajat
Strata 1/Diploma IV/sederajat
Strata 2/Strata 3/sederajat
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More