Cek! Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 Selama Sepekan

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat lalu (14/3) kembali ditutup merosot ke posisi 6.515,63 dari dibuka pada level 6.647,41 atau melemah 1,98 persen.

Lalu, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak turun, dengan IDX30 melemah 1,33 persen menjadi 378,87, Sri-Kehati merosot 1,30 persen menjadi 335,50, LQ45 turun 1,53 persen menjadi 726,98, dan JII melemah 1,87 persen menjadi 413,11. 

Salah satu indeks lainnya, yakni indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi turut melemah 1,55 persen ke posisi 1.022,23.

Baca juga: Berikut 5 Saham Penyebab IHSG Loyo dalam Sepekan

Mayoritas saham bank yang masuk ke dalam indeks INFOBANK15 juga kompak mengalami pelemahan, di antaranya adalah:

  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) melemah 4,11 persen ke level Rp1.635
  • PT Bank PAN Indonesia Tbk (PNBN) turun 3,01 persen ke level Rp1.450
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), merosot 2,51 persen ke level Rp8.750
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melemah 2,21 persen ke level Rp4.430
  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), turun 2,16 persen ke level Rp905
  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) melemah 1,56 persen ke level Rp189
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), merosot 1,32 persen ke level Rp3.750
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) turun 1,20 persen ke level Rp820
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) melemah 0,78 persen ke level Rp2.530
  • PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) merosot 0,77 persen ke level Rp1.285
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), turun 0,60 persen ke level Rp1.655

Adapun, saham-saham lainnya bergerak flat. Ini terlihat dari saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) di level Rp4.740, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) stagnan di Rp765, dan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) flat di level Rp800.

Sementara itu, hanya saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) yang mengalami penguatan 0,41 persen ke level Rp2.440. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

21 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

23 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

1 hour ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

2 hours ago