News Update

Cegah Skimming, BI Bakal Panggil ASPI Percepat Migrasi Kartu Chip

JakartaBank Indonesia (BI) mengaku akan memanggil Asosiasi Sistem Pembayaran (ASPI) untuk mempercapat migrasi kartu debit dari sebelumnya magnetic stripe ke teknologi chip. Hal ini seiring dengan banyaknya kasus skimming yang dialami oleh bank-bank dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS), perbankan diharuskan menggunakan chip pada seluruh kartu debit dan kredit akhir tahun 2021. BI juga terus mendorong perbankan untuk mempercepat migrasi kartu debit dari magnetic strip ke teknologi chip.

“Kita kan sudah ada NSICCS, di mana akhir tahun ini 30 persen kartu harus sudah ber-chip dan di akhir 2021 harus 100 persen (kartu chip). Kita akan percepat target itu. Target masih sesuai ketentuan yang ada tapi kita percepat dengan maraknya fraud ini kita ingin percepat migrasi kartu ke teknologi chip,” ujar Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko di Gedung BI, Jakarta, Kamis 22 Maret 2018.

Baca juga: Dana Nasabah Raib, BI Desak BRI Percepat Migrasi Kartu Chip

Selain itu, kata dia, bank sentral juga akan mendorong perbankan untuk segera melakukan penyesuaian terhadap mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Electronic Data Capture (EDC). Hal ini dilakukan agar mesin ATM maupun EDC yang ada bisa menerima kartu chip.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, kartu dengan teknologi chip memang lebih mahal dibandingkan kartu magnetic stripe. Namun demikian, jelas dia, seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, biaya yang harus dikeluarkan oleh bank untuk kartu chip lebih terjangkau.

“Kita ingin kartu yang magnetic itu diganti dengan chip. Kartu chip dulu memang mahal, tapi sekarang sudah mulai terjangkau. Terutama bank yang besar dan bank yang terkena fraud harus segera bertindak (mengganti kartu ke teknologi chip),” ucapnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

12 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

13 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

13 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

19 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

20 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

20 hours ago