Ilustrasi: Kantor Bank Indonesia. (Foto: Erman)
“Memang ada potensi kearah sana (BI Rate naik) tapi tentunya nanti mungkin FKSSK (Forum Kordinasi Satbilitas Sistem Keuangan) akan rapat untuk membahas tentang itu. Jadi kalau pun opsi itu akan diambil oleh BI, menurut saya akan koordinasi dulu dengan Menkeu (Menteri Keuangan), LPS 9Lembaga Penjamin Simpanan dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” ujar Firmanzah di Jakarta, Rabu, 25 November 2015.
Dia mengungkapkan, selain bentuk respon dari penyesuaian suku bunga AS yang akan naik, kenaikan BI Rate ini juga sebagai antisipasi dalam mengamankan arus modal supaya tidak keluar dari Indonesia (capital outflow). Pasalnya, jika Fed Rate jadi dinaikkan, maka potensi capital outflow pun semakin lebar.
“Dugaan saya, memang BI yang pasti gak akan menurunkan suku bunganya, tapi kalau menaikan suku bunganya, pasti akan dilihat dulu seberapa besar dampak capital outflow-nya terlebih dahulu,” tukas Rektor Universitas Paramadina itu.
Dia mengungkapkan, dengan kondisi kepemilikan asing dipasar modal yang masih tinggi, maka sangat diragukan bagi BI untuk menurunkan suku bunganya. Oleh sebab itu, BI juga harus melihat dahulu kepemilikan asing di pasar modal yang masih tinggi tersebut.
“Kalau pun memang capital outflownya deras keluarnya, mau gak mau memang opsi itu akan diambil, tapi kalau capital outflow-nya tidak deras mungkin kenaikan suku bunga tidak akan diambil,” tutup Firmanzah. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More