Di sisi lain Prof. Dr Marsudi W. Kisworo sebagai Ketua Dewan Juri ISNA 2016 menegaskan bahwa Indeks ini berguna untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kondisi suatu kota, kabupaten, provinsi dalam sebuah ukuran yang mudah untuk dipahami.
“Tujuan dari disusunnya indeks ini adalah untuk menjadi salah satu acuan kondisi daerah-daerah untuk menuju Indonesia Smart Nation. Sedangkan manfaat bagi daerah sendiri dengan disusunnya indeks ini adalah sebagai alat ukur untuk melakukan inovasi-inovasi dalam pembangunan di daerahnya agar dapat menjadi daerah pintar (Smart Region),” kata Marsudi.
Adapun dewan juri yang terlibat dalam pengukuran indeks ini adalah sebagai berikut:
• Prof. Dr. Marsudi W. Kisworo (Rektor Perbanas Institute)
• Prof. Dr. Eko Indrajit (Pakar ICT Indonesia )
• Ibu Diah Indrajati (Dirjen Bina Bangda – Kemendagri)
• Ibu Hayu Parasati, MPS (Direktorat Perkotaan – Bappenas)
• Dr. Ashwin Sasongko S (Peneliti LIPI)
• Dr. Cahyana Ahmadjayadi (Founder dan Chairman Citiasia, Inc.)
• Eko B. Supriyanto (Pemred Majalah Infobank)
• Farid Subkhan (CEO Citiasia, Inc.)
• Bambang Dwi Anggono (Kemenkominfo)
Menurut Farid Subkhan, CEO Citiasia Inc., pemeringkatan ini bertujuan untuk melihat posisi kinerja daerah dan membantu meningkatkan daya saingnya secara nasional dan internasional. Terutama dalam membangun kesiapan daerah pintar “smart region readiness” dan membangun daerah pintar “smart region” yang maju, kreatif, dan berkelanjutan. Kesiapan daerah pintar terutama dalam penyiapan infrastruktur fisik, digital, dan sosial.
Akan hadir dalam event ini para pejabat kementerian, para kepala daerah penerima penghargaan ISNA 2016, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dalam acara ini Citiasia Inc. juga akan melakukan peluncuran buku yang berjudul New Indonesia: Melesat Atau Kandas, Dari Smart City Menuju Smart Nation. (*) Dwitya Putra
(Baca juga: Indonesia Smart Nation Perlu Dukungan Solusi Cloud)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting OJK berencana menaikkan batas minimum free float emiten menjadi 15 persen dari saat… Read More
Poin Penting KBMI 1 mencakup 59 bank atau 56 persen bank umum nasional. Meski aset… Read More
Poin Penting BSI resmi berstatus Persero sejak 23 Januari 2026 dan menegaskan fokus penguatan bisnis… Read More
Poin Penting CFX pangkas biaya transaksi hingga 50% untuk meningkatkan daya saing kripto nasional. Biaya… Read More
Poin Penting OJK berencana menaikkan ketentuan free float menjadi 15 persen dari sebelumnya 7,5 persen… Read More
Poin Penting OJK menegaskan pelaksanaan demutualisasi bursa efek baru dapat dilakukan setelah pemerintah menerbitkan Peraturan… Read More