hief of Risk, Strategy & Sustainability SIG, Antonius Ardian Bermana (tengah) membawa trofi penghargaan Best State-Owned Enterprises pada ajang The 15th IICD Corporate Governance Conference and Award 2024
Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyatakan komitmennya untuk menjalankan operasional bisnis dengan berpegang pada lima prinsip good corporate governance (GCG).
Komitmen tersebut didasari oleh keyakinan bahwa penerapan GCG dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan dan menjaga kelangsungan bisnis perusahaan pada masa depan.
“SIG secara konsisten melakukan pengukuran terhadap kualitas GCG melalui penilaian dan evaluasi tingkat pemenuhan kriteria GCG yang mengacu pada Peraturan Kementerian BUMN, ACGS, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan peraturan terkait lainnya,“ kata Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, dikutip Senin, 16 Desember 2024.
Baca juga : Begini Strategi SIG Dukung Pencapaian Target Net Zero Emmission 2060
Ia menuturkan, penerapan GCG merupakan bentuk tanggung jawab SIG untuk melindungi hak-hak yang melekat pada para investor, sehingga kepercayaan terhadap perusahaan dapat terawat dengan baik.
“Implementasi GCG turut berkontribusi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia yang diharapkan dapat menarik minat para investor untuk berinvestasi sehingga dapat mendukung percepatan petumbuhan ekonomi di Indonesia,” jelasnya.
Sejalan dengan konsistensi prinsip GCG, SIG diganjar penghargaan Best State-Owned Enterprises dan Top 50 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar (BigCap PLCs) dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
SIG dinilai telah menerapkan praktik tata kelola Perusahaan yang baik sesuai dengan prinsip-prinsip GCG.
Baca juga : Bank Raya Borong 2 Penghargaan Sekaligus di Ajang GCG Bergengsi
“Penghargaan dari IICD ini semakin mengukuhkan keunggulan SIG dalam penerapan GCG,” jelasnya.
The 15th IICD Corporate Governance Conference and Award 2024 merupakan ajang pengakuan dan penghargaan bagi perusahaan yang telah menunjukkan komitmen terpuji dalam menerapkan praktik GCG.
Penilaian dilakukan terhadap 200 emiten berdasarkan kapitalisasi pasar terbesar (Big Cap) dan menengah (Mid Cap) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berdasarkan metode penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2024. (*)
Editor: Yulian Saputra
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More