Eko B Supriyanto - Chairman Infobank Media Group.
Oleh: Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group
PEMERINTAH perlu berpihak kepada usaha kecil yang sedang “keok” dipukul daya beli. Dan, Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang dekat dengan usaha kecil, terkena dampak terdekat, perlu stimulus dan relaksasi kebijakan. Perlu pelonggaran aturan yang membuat BPR sesak nafas. Jangan beraninya hanya pada BPR, dan tumpul kepada bank umum yang dimiliki konglomerat kuat — ketika melakukan konsolidasi berupa marger.
Lebih dari 540 BPR yang memiliki modal di bawah ketentuan, yaitu sebesar Rp6 miliar. Banyak BPR yang akan turun kasta menjadi lembaga mikro — yang juga akan di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tahun 2024 merupakan tahun paling berat bagi BPR, selain banyak BPR yang “disembelih” ada 18 BPR. Jika menghitung sejak Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berdiri di tahun 2005, jumlah BPR yang dicabut “nyawanya” sebanyak 137 BPR.
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More