Teknologi

Catat! Tiga Manfaat Transformasi Digital Bagi Anak Usia Dini

Jakarta – Memasuki era digital, sistem manajemen pembelajaran terpadu semakin diminati berbagai jenjang pendidikan di Indonesia.

Sistem terpadu yang bisa diakses oleh pengajar, tata usaha, dan orang tua tersebut mempermudah manajemen dan kegiatan operasional.

Tak hanya pendidikan tingkat lanjut, tata kelola yang komprehensif merupakan hal yang penting diterapkan bahkan sejak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman kanak-kanak (TK). 

Sistem manajemen pembelajaran ini dapat membantu memecahkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolah seperti proses operasional, keuangan, dan perencanaan.

CEO dan Co-Founder Anak2U Wan Muzaffar Wan Hashim mengatakan, guna mengikuti perkembangan zaman dan memaksimalkan efisiensi, pendidikan anak usia dini perlu memiliki sistem manajemen yang komprehensif.

“Berangkat dari dasar tersebut, Anak2U berkomitmen untuk menciptakan sistem all-in-one yang dapat membantu pemilik sekolah, pengajar, dan orang tua untuk mempermudah proses pengajaran, administrasi, serta meningkatkan pembelajaran anak,” jelasnya, dikutip Jumat, 5 Mei 2023.

Selain itu kata dia, sistem manajemen juga harus membantu pengajar mengelola berbagai tugas administratif secara manual, seperti kendala waktu, penilaian, absensi, serta laporan.

“Hal komunikasi antara pengajar dan orang tua juga harus dikelola dengan baik dan optimal sehingga orang tua bisa mendapatkan perkembangan terkini terkait anak,” pungkasnya.

Yuk, simak tiga manfaat signifikan dari menggunakan sistem manajemen pembelajaran bagi institusi pendidikan anak usia dini.

1. Mengurangi Biaya Pengeluaran

Salah satu permasalahan yang dialami oleh sekolah anak usia dini adalah besarnya biaya yang dikeluarkan untuk sistem digital. Dengan adanya sistem manajemen pembelajaran, aplikasi ini dapat mengurangi pengeluaran modal dan biaya operasional.

2. Mempermudah Pekerjaan dengan Sistem Terintegrasi 

Sekolah seringkali mengalami kesulitan dalam melakukan penyimpanan dokumen, yang dapat menyebabkan tercecernya dokumen.

Implementasi sistem manajemen pembelajaran dapat memudahkan administrasi sekolah, termasuk pengolahan data siswa, proses pengolahan nilai atau rapor, pengelolaan inventaris dan peralatan sekolah, serta pengelolaan keuangan dengan lebih efisien.

3. Sistem dan Konten Dimodifikasi Sesuai Kebutuhan

Sistem manajemen pembelajaran memiliki fleksibilitas dan adaptabilitas sehingga dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan dan kurikulum yang diterapkan.

Anak2U menawarkan sistem manajemen pembelajaran yang memiliki kurikulum islami. Sekolah anak usia dini dengan kurikulum Islami dapat melakukan kustomisasi dalam sistemnya, seperti menambahkan fitur membaca dan menghafal Al-Qur’an, sehingga orang tua siswa dapat melihat perkembangan anaknya di sekolah. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

8 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

8 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

9 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

10 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

10 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

11 hours ago