News Update

Catat Penjualan SBN Ritel Terbaik, BCA Raih Dua Penghargaan dari Kemenkeu

Jakarta  – PT Bank Central Asia (BCA) kembali mencatatkan prestasi gemilang. Di penghujung tahun 2020, BCA mendapatkan dua penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yakni Mitra Distribusi dengan Kinerja Terbaik Tahun 2019 dan Mitra Distribusi SBSN Ritel dengan Kinerja Terbaik Tahun 2020.

Apresiasi ini didapatkan berkat pencapaian dan kinerja maksimal yang dilakukan BCA untuk mendukung pemerintah dalam penjualan SBN Ritel. Wakil Presiden Direktur BCA Suwignyo Budiman menerima penghargaan secara virtual dari Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Investor Gathering DJPPR pada Kamis (17/12).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut EVP Wealth Management BCA Adrianus Wagimin, Direktur Jenderal PPR Luky Alfirman dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementrian Keuangan RI Febrio Nathan Kacaribu. Tahun ini investor gathering mengusung tema “Sinergi dalam Mendukung Pembiayaan APBN untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi”.

“Sebuah kebanggan bagi BCA dapat dipercaya menjadi Mitra Distribusi resmi yang ditunjuk Kemenkeu RI. Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada BCA melalui dua penghargaan ini. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk terus mendukung program pemerintah. Ke depan, BCA akan terus menggaungkan edukasi dan informasi mengenai benefit investasi kepada masyarakat, termasuk kepada generasi muda,” tutur Suwignyo Budiman. 

Sebagai informasi, tahun 2020 BCA telah melakukan penjualan enam seri SBN Ritel dengan total penjualan lebih dari Rp15 triliun. Dimulai dari SBR009 yang terjual di BCA lebih dari Rp900 milyar, dilanjutkan pada Bulan Maret 2020 dengan SR012 BCA telah mencatat penjualan sebesar Rp1,9 triliun.

Dilakukan penawaran ORI017 dengan penjualan hampir mencapat Rp4,5 triliun, dan di bulan September 2020, BCA juga berhasil mencatatkan penjualan SR013 mencapai lebih dari Rp4 triliun dengan hampir 30% pembeli bertransaksi melalui aplikasi WELMA. Pada Bulan Oktober dilakukan penjualan ORI018 yang mencapai penjualan kurang lebih sebesar Rp2,6 triliun. Terakhir, di bulan November 2020 BCA kembali berpartisipasi dengan melakukan penjualan ST007 senilai Rp1,7 triliun.

“Melihat animo masyarakat untuk mulai berinvestasi, dan peningkatan nasabah yang bertansaksi investasi Obligasi dan Reksa Dana di BCA, hal ini membuat kami termotivasi untuk meningkatkan layanan dan inovasi, salah satunya dengan mengembangkan aplikasi wealth management WELMA. Dengan penghargaan ini menjadi apresiasi bagi kami untuk selalu hadir disisi nasabah dan melayani kebutuhan investasi dan proteksi secara menyeluruh,” tutup Adrianus Wagimin. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

39 mins ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

9 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

10 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

11 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

12 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

12 hours ago