News Update

Catat Nih, 75% Masyarakat Belum Menggunakan Mobile Banking

Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  mengungkapkan, inklusi keuangan masih menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah di era digitalisasi saat ini.

Airlangga bahkan mengatakan, dari seluruh masyarakat Indonesia hanya 25% penduduk dewasanya yang memahami serta bertransaksi menggunakan mobile banking. Berarti, sebanyak 75% masyarakat dewasa belum memahami mobile banking.

“Hanya 25% dari penduduk dewasa yang melaksanakan transaksi keuangan melalui mobile banking aplikasi uang elektronik dan tentunya ini perlu ditingkatkan lagi,” kata Airlangga melalui video conference Kemitraan Visa dan Alto di Jakarta, Kamis 10 Juni 2021.

Oleh karena itu, Airlangga memahami perlunya peningkatan berbagai kualitas baik dari sisi infrastruktur digital, jaringan internet, hingga kebutuhan listrik masyarakat agar dapat mendorong angka inklusi nasional.

Meskipun begitu, dirinya menjelaskan, berdasarkan survei Pemerintah inklusi keuangan di Indonesia sudah mulai meningkat. Hal tersebut tercermin dari indikator kepemilikan akun bank maupun keuangan dari 59,74% di tahun 2013 menjadi 81,4% di tahun 2020.

Airlangga juga mengatakan, Presiden Joko Widodo telah menargetkan tingkat inklusi keuangan RI akan berada pada posisi 90% pada 2024 mendatang. Hal tersebut didorong oleh sinergi antar pemangku kebijakan hingga pelaku industri sistem pembayaran dan perbankan. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

6 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

6 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

7 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

8 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

8 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

9 hours ago