Perbankan

Catat Kinerja Positif, J Trust Bank Siap Rights Issue Tahap II

Jakarta – PT Bank JTrust Indonesia Tbk, (J Trust Bank) terus mencatat kinerja keuangan positif hingga Mei 2022. Perolehan kinerja yang positif tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit yang selektif dan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).

Hingga akhir Mei 2022, kredit J Trust Bank tumbuh sebesar 38% menjadi Rp13,82 triliun bila dibandingkan dengan penyaluran kredit di tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp10,01 triliun per Desember 2021. J Trust Bank optimis dapat mencapai target pertumbuhan kredit positif hingga akhir tahun.

Selain penyaluran kredit, pada sisi simpanan melalui instrumen tabungan, giro, dan deposito J Trust Bank telah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp19,13 triliun atau tumbuh 20% dari sebelumnya sebesar Rp15,95 triliun pada akhir Desember 2021.

“Kami menghaturkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan utama yaitu nasabah yang selalu setia bersama J Trust Bank. Meskipun tahun ini masih akan diliputi oleh tantangan dan ketidakpastian, J Trust Bank optimis dengan kinerja perusahaan yang akan terus membaik,” ujar Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai dikutip 22 Juni 2022.

Sejalan dengan perbaikan kinerja bisnis, J Trust Bank mengaku akan melanjutkan aksi korporasi yaitu Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) Tahap II dengan skema rights issue.

J Trust Bank akan menerbitkan saham sebanyak-banyaknya 4.242.714.624 saham Seri C dengan nilai nominal Rp100 (seratus rupiah) per lembar saham dengan nilai emisi saham sebanyak-banyaknya Rp1.272.814.387.200, di mana tentunya memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik yang tercatat pada recording date untuk memperoleh HMETD untuk turut serta dalam right issue.

“Hal ini kami harapkan mampu mendorong pemegang saham untuk mengesekusi hak-nya pada right issue kami,” ucap Ritsuo Fukadai. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Universal Banking di Depan Mata, OJK Soroti Tantangan Kesiapan IT Industri Perbankan

Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More

22 mins ago

IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More

35 mins ago

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

10 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

10 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

10 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

10 hours ago