Perbankan

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen BTPN Senilai Rp471,66 Miliar

Jakarta – PT Bank BTPN Tbk. (BTPN) sepakat membagikan dividen tunai tahun buku 2023 sebesar Rp471,66 miliar atau Rp44,30 per saham kepada pemegang saham.

Jumlah dividen yang dibagi tersebut setara 20 persen dari laba bersih BTPN tahun buku 2023 yang sebesar Rp2,35 triliun. 

Laba bersih BTPN ini memang lebih rendah 24 persen year on year (yoy) dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Penurunan laba BTPN ini disebabkan oleh keputusan perusahaan untuk menambah pencadangan kredit sebesar Rp1,21 triliun sebagai bentuk antisipasi berakhirnya POJK relaksasi kredit restrukturisasi pada 31 Maret 2024.
Baca juga: BTPN Syariah Tebar Dividen Rp540,4 Miliar atau Rp70,15 per Saham

Adapun keputusan pembagian dividen BTPN ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BTPN pada 21 Maret 2024.

Jadwal Pembagian Dividen BTPN

Menukil laman keterbukaan infomasi, Senin, 25 Maret 20204, berikut jadwal lengkap pembagian dividen BTPN:

1. Tanggal Efektif: 21 Maret 2024Tanggal Cum 2. Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 1 April 2024
3. Tanggal Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 2 April 2024
4. Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai: 3 April 2024
5. Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak atas Dividen (Recording Date): 3 April 2024
6. Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai: 4 April 2024
7. Tanggal Pembayaran Dividen Tunai: 19 April 2024. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

12 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

12 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago