Tips & Trick

Catat! Ini 3 Tips Kelistrikan Hadapi Cuaca Ekstrem

Poin Penting

  • Keselamatan jadi prioritas utama PLN dalam menghadapi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat dan potensi banjir hingga akhir Januari 2026
  • Langkah aman saat terjadi genangan: matikan listrik lewat MCB, cabut seluruh peralatan elektronik dari stop kontak, dan pindahkan ke tempat lebih tinggi agar terhindar dari korsleting dan sengatan listrik
  • PLN imbau masyarakat segera melapor jika ada ancaman keselamatan jaringan listrik akibat banjir melalui aplikasi PLN Mobile.

Jakarta – PT PLN (Persero) memberikan tips kelistrikan aman dalam menghadapi cuaca ekstrem, terutama saat hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama PLN dalam menghadapi cuaca ekstrem.

“Saat cuaca ekstrem, keselamatan pelanggan dan masyarakat menjadi fokus utama kami. PLN mengimbau agar masyarakat selalu memperhatikan aspek keselamatan kelistrikan di rumah maupun di lingkungan sekitar,” ujar Gregorius, dikutip Minggu, 25 Januari 2026.

Baca juga: Listrik Rumah atau Usaha Kurang? Ini Cara Cepat Tambah Daya Lewat PLN Mobile

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah langkah keselamatan yang perlu dilakukan apabila terjadi genangan atau kenaikan permukaan air.

Pertama, jika air mulai memasuki rumah, pelanggan diimbau segera mematikan aliran listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) yang berada di meteran atau kWh Meter guna mencegah risiko tersengat listrik.

Kedua, seluruh peralatan elektronik yang terhubung ke stop kontak perlu dicabut untuk menghindari arus pendek. Apabila genangan berpotensi meningkat, peralatan listrik sebaiknya dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari jangkauan air.

Baca juga: Menkop Gandeng Lintas K/L Percepat Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih

Ketiga, pastikan seluruh peralatan listrik dan elektronik dalam kondisi kering sebelum kembali digunakan.

“Langkah ini agar masyarakat terhindar dari potensi bahaya listrik karena air merupakan konduktor yang kuat. Mari kita tingkatkan kewaspadaan kita khususnya saat terjadi hujan lebat yang berpotensi banjir,” imbuh Gregorius.

PLN juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila terdapat potensi ancaman keselamatan dari jaringan listrik akibat banjir atau dampak cuaca ekstrem lainnya, termasuk kondisi yang memerlukan penghentian sementara pasokan listrik.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Dalam kondisi banjir tertentu, pasokan listrik dapat dipadamkan sementara untuk mencegah risiko yang lebih besar,” tambah Gregorius.

Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan maupun informasi terkait potensi gangguan kelistrikan melalui fitur Pengaduan pada aplikasi PLN Mobile. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Pemerintah: Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi Tidak Naik

Poin Penting Pemerintah memastikan harga BBM subsidi dan non subsidi tidak mengalami kenaikan. Ketersediaan BBM… Read More

40 mins ago

RI-Jepang Perkuat Investasi, Kadin Target Lepas dari Middle Income Trap

Poin Penting Kadin mendorong Indonesia keluar dari middle income trap melalui penguatan investasi dan inovasi,… Read More

46 mins ago

Bank BJB Salurkan Rp700 Miliar untuk Bedah 35.000 Rumah di Jabar

Poin Penting Bank BJB menyalurkan dana BSPS sekitar Rp700 miliar pada 2026 untuk memperbaiki 35.000… Read More

1 hour ago

Ramai Kasus Amsal Sitepu, Kemenekraf: Jangan Takut Ambil Proyek Pemerintah

Poin Penting Kasus Amsal Sitepu menjadi momentum evaluasi pemerintah untuk memperbaiki tata kelola proyek di… Read More

1 hour ago

Women Leader dan Harapan Ladies Bankers Kepada OJK

Poin Penting Friderica Widyasari Dewi (Kiki) resmi menjadi Ketua OJK periode 2026–2031, didampingi empat komisioner… Read More

1 hour ago

RI dan Jepang Sepakat Kerja Sama Rp392,7 Triliun, Dorong Kemitraan Strategis

Poin Penting RI dan Jepang menandatangani 10 MoU dengan nilai total USD23,1 miliar (Rp392,7 triliun).… Read More

2 hours ago