Ilustrasi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Istimewa)
Jakarta – Perusahaan yang melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini telah mencapai 55 perusahaan dari target sebanyak 57 perusahaan di akhir tahun 2023.
Berdasarkan hal itu, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyatakan bahwa, dirinya masih terus optimis bahwa BEI akan memecahkan rekor pencapaian emiten yang melakukan pencatatan saham di bursa.
“Terus kemudian mudah-mudahan dari total perusahaan tercatat tahun ini memecahkan rekor lagi karena jumlahnya hari ini sudah 55,” ucap Nyoman kepada media di Jakarta, 7 Agustus 2023.
Baca juga: Resmi Melantai di Bursa, Multi Garam Utama (FOLK) Incar Dana Segar Rp57 Miliar
Selain itu, Nyoman juga menjelaskan bahwa, pada pekan ini total perusahaan yang mencatatkan sahamnya di bursa sebanyak tujuh emiten atau perusahaan dan pada pipeline masih terdapat sebanyak 36 perusahaan yang akan melakukan pencatatan sahamnya di bursa.
“Terus nanti ada tujuh lagi di minggu ini, terus kemudian masih ada 35, ya harapan kami sudah memecahkan rekor nanti di periode sebelumnya,” imbuhnya.
Adapun, pada periode sebelumnya atau di sepanjang tahun 2022, BEI telah berhasil menghantarkan 59 emiten tercatat, sehingga total perusahaan yang melantai di bursa mencapai 825 perusahaan. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More