Jakarta – PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk resmi mengangkat Willy Chandry sebagai Presiden Direktur Perseroan menggantikan Irianto Kusumadjaja.
Pengangkatan Willy Chandry ini berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Cashlez yang diselenggarakan pada Kamis, 9 Januari 2025 di Jakarta.
Perseroan berharap bahwa ini merupakan salah satu langkah yang strategis untuk meningkatkan kinerja perseroan ke level. Utamanya dalam rangka transformasi dalam memberikan solusi pembayaran yang lengkap bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Baca juga: Susul Dian Siswarini, Kini Dua Direktur XL Axiata Kompak Mungundurkan Diri
Willy Chandry mengatakan, di tengah ketatnya persaingan dan tantangan industri jasa pembayaran yang merupakan core business Perseroan, pihaknya menyadari bahwa tantangan yang hadapi di industri ini tidaklah mudah.
“Kami akan terus berinovasi dan menjalin kemitraan yang kuat dengan berbagai pihak untuk memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi mitra kami,” ujar Willy dikutip 10 Januari 2025.
Baca juga: Rijani Tirtoso Akhiri Tugas Sebagai Direktur Eksekutif LPEI, Siapa Penggantinya?
Willy Chandry memiliki pengalaman panjang di bidang jasa keuangan. Sebelum bergabung dengan Cashlez, Willy pernah berkarier di sejumlah bank. Dia pernah menjabat sebagai Department Head Digital Banking & Ecosystem PT Bank KB Bukopin Tbk, VP Head of digibank Acquisition PT Bank DBS Indonesia, dan VP Head of Mortgage Sales PT Bank Maybank Indonesia.
Selain itu, Willy juga pernah menduduki posisi VP Sales Director PT Aksi Visitama, Director Merchant Sales & Solutions PT Visa Worldwide Indonesia dan Chief Marketing Officer PT Mitra Transaksi Indonesia. (*)
Poin Penting Warga Jepang kini bisa menggunakan QRIS untuk bertransaksi di Indonesia setelah izin QRIS… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More