Eko B Supriyanto - Chairman Infobank Media Group.
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group
KRISIS sudah dekat. Hampir seluruh indikator ekonomi memburuk. Diawali dengan perginya investor asing dari bursa saham. Harga saham longsor. Nilai tukar rupiah anjlok. Dan, sungguh mengejutkan, penerimaan negara drop. Bahkan, ada terkesan “ijon” penerimaan pajak. Daya beli, jangan ditanya. Ambrol. Suku bunga masih di awang-awang dengan posisi kredit perbankan yang sudah mentok. Likuiditas “kering kerontang” di pasar. Adu balap antarbank, juga persaingan bank-bank dengan Surat Berharga Negara (SBN) dan tentu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), masih terus berlangsung.
Ironisnya, kendati situasi kian mencekam, tetap saja pemerintah yang baru berumur lima bulan ini seperti tak peduli. Seperti tak mau ambil pusing. Tidak ada kebijakan yang kompak untuk mengatasi gejolak ekonomi yang mengirimkan sinyal kabar buruk ini. Para menteri ekonomi malah sibuk inspeksi soal kecurangan minyak goreng, dan lebih banyak diam. Entah tak tahu apa yang akan diperbuat, entah takut sama presidennya. Para menterinya belum terlihat kualitasnya. Lebih parah lagi, KKN nyata-nyata ditampakkan di Kementerian Kehutanan dengan diangkatnya staf dari “gerombolan” PSI yang tidak pantas.
Jakarta - LRT Jabodebek akan tetap melayani masyarakat selama libur Idul Fitri 2025. Untuk mendukung… Read More
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan 24-27 Maret 2025 mengalami penguatan sebesar… Read More
Jakarta – Bank Mega Syariah memastikan kesiapan layanan untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama periode… Read More
Jakarta - Jelang libur panjang Nyepi dan Lebaran 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada… Read More
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingginya animo masyarakat dalam menggunakan layanan kereta… Read More
Jakarta - Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memperkirakan perputaran uang selama Ramadan dan… Read More