Categories: News UpdatePerbankan

Cari Tambahan Likuiditas, Perbankan Dukung Tax Amnesty Jilid II

Jakarta — Pelaku perbankan mengaku mendukung penuh terhadap rencana pemerintah untuk menjalankan program Tax Amnesty Jilid II. Program pengampunan pajak tersebut dinilai akan membawa uang yang terparkir di luar negeri sehingga menambah likuiditas di dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan oleh
Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi. Dirinya menyatakan, perbankan sangat setuju jika ada program pengampunan pajak atau Tax Amnesty Jilid II.

“Ya setuju lah, setuju dong (ada Tax Amnesty Jilid II),” kata Hery saat ditemui di Ritz Carlton Jakarta, Senin, 5 Agustus 2019.

Selain meningkatan likuiditas, Hery berharap adanya Tax Amnesty Jilid II juga bakal mengerek pendapatan negara dari sektor perpajakan.

“Alasannya supaya duit yang parkir di luar ya kalau masih ada sisa bisa pindah lagi ke sini untuk meningkatkan likuiditas dan juga pendapatan negara kan,” kata Hery.

Sebelumnya, wacana akan adanya program Tax Amnesty jilid II kembali menyeruak lantaran banyak pengusaha yang belum sempat mengikuti program Tax Amnesty Jilid I periode 2016 – 2017 lalu.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani memberi sinyal akan adanya program pengampunan pajak (tax amnesty) jilid II. Dia mengungkapkan, banyak pengusaha yang menyatakan penyesalannya karena tidak sempat ikut Tax Amnesty jilid I. Padahal, manfaat dari program tersebut sangat terasa bagi para wajib pajak (wp) terutama sekelas pengusaha besar. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

3 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

3 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

3 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

4 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

5 hours ago