Categories: Nasional

Cari Pengganti RJ Lino, Rini Tunggu Laporan Komisaris BUMN

Jakarta–Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku akan mengikuti proses hukum terkait dengan ditetapkannya Direktur Utama PT Pelindo II, RJ Lino sebagai tersangka korupsi.

Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan pria bernama lengkap Richard Joost Lino dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010.

Terkait dengan pengganti RJ Lino, kata Rini, pihaknya masih menunggu laporan dari komisaris BUMN terkait status tersangka Lino. Sebagaimana diketahui, meski sudah menjadi tersangka, sampai saat ini Lino masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Pelindo II.

“Kalau itu, kita ikuti proses hukum, tunggu laporan dari komisaris BUMN saja. Itu kan hubungan dengan pemerintah, kan kita ikuti, Pelindo itu kan korporasi, ada direksi dan komisaris,” ujar Rini di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin, 21 Desember 2015.

Sekedar informasi, Lino diduga melakukan perbuatan melawan hukum dengan melakukan penunjukan langsung untuk melakukan pengadaan tiga unit Quay Container Crane di Pontainer Crane Pelindo II.

Atas perbuatannya tersebut, Lino disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*) Rezkiana Nisaputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

49 mins ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

5 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

5 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

5 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

6 hours ago