News Update

Cara Pertamina Regional Jawa Tingkatkan Kesehatan Pekerja

Jakarta – Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina terus berupaya meningkatkan kualitas hidup para pekerja dengan memastikan terciptanya lingkungan kerja yang nyaman, sehat, dan produktif. 

Salah satunya, melalui Wellness Program 2024 yang diikuti 1.061 pekerja Pertamina Regional Jawa, dengan pengurangan kalori gabungan sebesar 38.344.536 kalori dari April – November 2024. 

Manager Health Operation Regional Jawa, dr. Agung Imantyoko mengatakan, program kesehatan ini telah diselenggarakan sejak 2021, dan animo partisipasi peserta dalam tiga tahun terakhir terus meningkat hingga lebih dari tiga kali lipat. 

“Setiap tahun, Wellness Program ini aktif diikuti oleh para pekerja di semua wilayah operasi Regional Jawa, baik yang berlokasi kerja di kantor maupun anjungan lepas pantai,” katanya, dikutip Kamis, 6 Februari 2025.

Baca juga : Begini Upaya Pertamina Regional Jawa Tekan Emisi Karbon

Diketahui, Wellness Program mencakup Fat Loss And Muscle Fitness Program. Tujuan program ini antara lain untuk menghentikan kebiasaan sedentari atau kurang bergerak, meningkatkan kualitas kesehatan, kebugaran, serta memperbaiki performa fisik untuk mencegah terkena penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup. 

Atas konsistensi tersebut, Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina menggondol rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) untuk catatan akumulasi pengurangan kalori terbanyak oleh karyawan satu perusahaan dalam kurun waktu delapan bulan. 

Prestasi ini diraih melalui pelaksanaan Wellness Program 2024 yang diikuti 1.061 pekerja Pertamina Regional Jawa, dengan pengurangan kalori gabungan sebesar 38.344.536 kalori dari April – November 2024. 

Sementara, VP HSSE Pertamina Hulu Energi Gelar Suganda mengapresiasi kegiatan Wellness Program 2024 dan berharap agar komitmen hidup sehat ini dapat berkelanjutan. 

“Semoga semakin banyak rekor terbaru dan pencapaian terbaik lainnya,” jelasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Regional Jawa sekaligus meluncurkan Wellness Program 2025, yang diharapkan dapat mempertahankan konsistensi pekerja dalam membudayakan hidup sehat. 

Baca juga : Pantau Pengeboran Eksplorasi, Pertamina Regional Jawa Tegaskan Aspek Keselamatan Kerja

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pendekatan program tahun ini adalah sistem aktivitas berkelompok. “Dengan sistem grup, kami berharap peserta dapat saling memberikan motivasi, yang sejalan dengan budaya kolaborasi,” imbuh Agung. 

Selain peluncuran program, pada hari yang sama juga dilaksanakan seminar yang mengangkat tema “Sleep Management: Good Sleep for Good Health”, dengan narasumber Dr. Nushrotul Lailiyya, SpS, Subsp. NNET(K), dr. Sinta Sari Ratunanda, Sp.THT-KL, M.Kes, praktisi kesehatan dan akademisi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. 

Nushrotul menjelaskan, pentingnya tidur yang berkualitas untuk menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi risiko terkena penyakit regeneratif dan imun. 

“Penelitian menunjukkan tidur kurang dari 6 jam menimbulkan masalah kesehatan. Sebaliknya, durasi tidur lebih dari 9 jam meningkatkan risiko berbagai penyakit,” ujar Nushrotul. 

Sementara itu, Shinta membahas Obstructive Sleep Apnea (OSA) yang merupakan fase berhenti bernafas saat tidur dengan waktu maksimal 10 detik. 

Kurangnya waktu durasi tidur menimbulkan risiko OSA, yang dapat mengakibatkan berbagai komplikasi, termasuk penyakit sindroma metabolik seperti tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, dan dislipidemia (rendahnya HDL/kolesterol baik, dan tingginya trigliserida atau LDL/kolesterol jahat). 

Melalui berbagai program kesehatan dan kebugaran untuk pekerja, Regional Jawa senantiasa berupaya meningkatkan kualitas hidup pekerjanya dengan memastikan terciptanya lingkungan kerja yang nyaman, sehat, dan produktif. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

7 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

7 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

10 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

13 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

18 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

18 hours ago