Perbankan

Cara OCBC NISP Tangkal Serangan Siber

Jakarta – Industri perbankan di Tanah Air masih menjadi sasaran empuk kejahatan siber yang selama ini menyumbang porsi jumbo dalam praktik phising. Tiap pekannya saja, 1.924 serangan siber yang masuk ke dalam email perbankan.

Mau tidak mau, pelaku perbankan harus meningkatkan keamanan ekstra dalam melindungi data nasabahnya. Satu diantaranya, bank OCBC NISP yang kedapatan mengunakan keamanan berlapis dalam melindungi produk perbankan sekaligus data nasabah mereka.

“Sistem enkripsinya sudah menggunakan teknologi terkini dan tentu saja akan terus diperbaharui,” kata Trade Finance Division Head Bank OCBC NISP Gianto Kusno di Jakarta menjawab pertanyaan Infobank terkait sistem keamanan yang dimiliki aplikasi mobile banking Velocity@ocbcnisp, Senin, 27 Februari 2023.

Pihaknya menegaskan, aplikasi Velocity@ocbcnisp berbeda dengan mobile banking yang nasabah individual kerap pergunakan dalam melakukan transaksi perbankan seperti transfer uang dan sebagainya. Di mana, nasabah cukup download dan register maka sudah langsung selesai.

“Berbeda dengan Velocity@ocbcnisp yang mana di depannya harus ada dokumentasinya. Jadi, kami harus tahu perusahaannya menunjuk authorized user siapa saja. Termasuk akses transaksi sampai dengan proses approve,” jelasnya.

Pada dasanya kata dia, untuk bisa mengakses Velocity@ocbcnisp harus menggunakan token. Artinya, apabila ada token berarti nasabah tersebut yang memegang kendali penuh sehingga tidak sembarang orang bisa mengakses masuk ke dalamnya.

“Terpenting ada audit trial di mana nasabah itu sendiri bisa melihat semua history  yang sudah dilakukan. Di situ bisa kelihatan dengan jelas,” ujarnya.

Velocity@ocbcnisp sendiri merupakan sistem elektonik banking berbasis web dan aplikasi mobile untuk  menfasilitasi nasabah korporasi dalam melakukan transaksi perbankan. Baik transaksi finansial atau transaksi non finansial secara real time dan online.

Aplikasi satu ini dirancang dengan mengutamakan standar keamanan tertinggi dan juga skema otorisasi yang bisa disesuaikan dengan skala dan kebutuhan bisnis. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

BGN Setop 47 Dapur MBG, Temukan Roti Berjamur hingga Lauk Basi

Poin Penting BGN menghentikan sementara 47 SPPG program MBG setelah ditemukan menu tidak memenuhi standar… Read More

49 mins ago

BRI Mau Gelar RUPST 10 April 2026, Siap Tebar Dividen Jumbo?

Poin Penting BRI akan menggelar RUPS Tahunan pada 10 April 2026, dengan pemanggilan resmi dilakukan… Read More

53 mins ago

Airlangga Ungkap Risiko Harga BBM Naik Akibat Perang Israel-AS vs Iran

Poin Penting Airlangga menyebut konflik AS-Israel-Iran berpotensi menaikkan harga BBM di Indonesia akibat gangguan suplai… Read More

1 hour ago

Konflik Iran-AS Picu Capital Outflow, IHSG dan Rupiah Terancam Tertekan

Poin Penting Memanasnya konflik Iran-AS-Israel picu risk-off global, berpotensi capital outflow dan tekanan pada rupiah… Read More

1 hour ago

Affirmate Selesaikan Investasi di Anak Usaha MUFG Finance dan Leasing di RI

Poin Penting PT Affirmate Bisnis Nusantara (ABN) resmi menyelesaikan komitmen investasi pada PT BOT Finance… Read More

1 hour ago

Cara Upbit Indonesia Akselerasi Literasi Blockchain di Tanah Air

Poin Penting Upbit Indonesia dan IDNFT menggelar “Web3 on Campus” di empat kota, menjangkau ±1.000… Read More

1 hour ago