News Update

Cara Mudah Melunasi Biaya Haji 2026 Lewat Layanan Digital BSI

Poin Penting

  • BSI siap layani pelunasan Bipih 2026 via cabang, agen, dan BYOND.
  • 81,5% jamaah reguler dapat langsung melunasi melalui BSI.
  • Transaksi digital aman, edukasi dokumen lengkap, dukungan pemerintah terintegrasi.

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI telah membuka fase pelunasan pada 24 November hingga 23 Desember 2025 untuk keberangkatan haji tahun 2026/1447 H.

Sebagai bank dengan porsi terbesar jemaah haji Indonesia, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahap I.

Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, mengungkapkan bahwa kesiapan ini merupakan bentuk komitmen BSI dalam memberikan pelayanan terbaik.

Jemaah dapat melunasi Bipih melalui berbagai channel, mulai dari 1.039 kantor cabang BSI, 110 ribu BSI Agen, hingga mobile banking BYOND by BSI.

Baca juga: Ini Kata BSI soal Komitmen Dukung Indonesia Berhaji dan Layanan Digital Haji

Anton menyebut, dari total 221.000 kuota haji Indonesia 2026, sebanyak 203.320 adalah jemaah haji reguler.

Dari jumlah tersebut, 164.319 jemaah yang merupakan nasabah tabungan haji BSI berhak melunasi Tahap I, atau sekitar 81,5 persen dari total jemaah reguler.

Secara wilayah, jemaah BSI terbanyak berada di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Lebih lanjut, Anton mengatakan haji menjadi momen penting bagi BSI untuk melayani tamu Allah secara optimal.

"Apalagi 83 persen calon jemaah haji Indonesia merupakan nasabah BSI. Untuk itu, kami akan mengawal dan memastikan betul layanan pelunasan haji melalui BSI berjalan lancar," ujarnya, Jumat, 28 November 2025.

Baca juga: Hingga Akhir 2025, BSI Masih akan Fokus pada 3 Hal Berikut

BSI juga memperkuat keamanan transaksi digital serta memberikan edukasi mengenai alur pelunasan dan kelengkapan dokumen melalui berbagai kanal resmi, termasuk media sosial dan BSI Call 14040.

Bank turut mengingatkan jemaah agar memastikan memiliki surat istitoah dari Puskesmas sebelum melakukan pelunasan, sesuai ketentuan terbaru pemerintah.

Panduan Pelunasan Melalui BYOND by BSI

BSI memastikan seluruh layanan e-channel dapat diakses secara mudah, aman, dan cepat.

Berikut langkah-langkah pelunasan Bipih via BYOND by BSI:

  1. Buka aplikasi BYOND by BSI
  2. Login
  3. Pilih menu “Bayar” lalu menu “Haji dan Umroh”
  4. Pilih menu “Pelunasan Haji” lalu pilih nomor rekening yang akan dijadikan sumber pembayaran
  5. Masukkan nomor porsi yang akan dilunasi lalu masukkan nomor Pin BYOND by BSI
  6. Konfirmasi data, dan apabila telah sesuai klik “Selanjutnya”
  7. Transaksi berhasil, nomor porsi telah dilakukan pelunasan
  8. Nasabah menerima resi pelunasan haji

“Kami juga kembali mendorong jemaah memanfaatkan Kartu Mabrur untuk transaksi selama di Tanah Suci sehingga lebih aman tanpa harus membawa uang tunai. Kartu ini dapat digunakan untuk tarik tunai di ATM Arab Saudi maupun pembayaran dengan kartu debit atau kredit,” ujar Anton.

Baca juga: Tok! Pemerintah dan DPR Tetapkan Biaya Haji 2026 Turun Jadi Segini

Page: 1 2

Yulian Saputra

Recent Posts

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

6 mins ago

Bank Mandiri Hadirkan Program Berbagi Takjil di Menara Mandiri Sudirman

Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More

46 mins ago

Bank OCBC NISP Mau Buyback Saham Rp1 Miliar, Ini Tujuannya

Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More

1 hour ago

BGN Janji Tindaklanjuti Menu MBG Ramadan yang Melenceng dari Anggaran

Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More

1 hour ago

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Januari 2026 Anjlok 14 Persen

Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More

1 hour ago

KSPN Kritik Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih

Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More

1 hour ago