Daftar produk yang diduga terafiliasi dengan Israel/istimewa
Jakarta – Belakangan, viral situs bernama Bdnaash di media sosial yang berfungsi melihat merek atau produk tertentu yang terafiliasi dengan Israel.
Situs ini pun ramai dikunjungi banyak pengguna karena penasaran akan produk sehari-sehari apa yang digunakan terafiliasi dengan Israel
“Sebuah platform yang mempromosikan konsumerisme yang teliti dengan mengidentifikasi/memfasilitasi akses terhadap informasi mengenai perusahaan-perusahaan mana saja yang mendukung atau tidak mendukung pendudukan ilegal Israel atas Palestina,” tulis Bdnaash, dalam website resminya, dikutip Kamis (21/11).
Baca juga: Ramai Gerakan Boikot Produk Israel, Segini Perkiraan Kerugian Negara Yahudi
– Buka laman https://bdnaash.com/
– Masukkan nama produk, perusahaan, atau merek yang ingin dicari tahu pada kolom pencarian yang tersedia.
– Klik ‘Ok’
– Situs akan menunjukkan apakah merek tersebut pro Israel atau tidak.
Baca juga: Imbas Perang Lawan Hamas, Angka Pengangguran Israel Melonjak 9,6 Persen
Jika nama produk yang Anda ketik terdaftar sebagai produk terafiliasi dengan Israel maka akan muncul tulisan ‘this brand support Israel occupation’ (produk ini mendukung Israel).
Sebaliknya, apabila produk, merek, atau perusahaan tidak terdaftar maka akan muncul kotak berwarna hijau dengan tulisan ‘no record found on this brand’ (tak ada rekam jejak soal merek ini).
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More